Polisi Tahan Pelaku Persekusi Anggota Banser

Polisi Tahan Pelaku Persekusi Anggota Banser
Tersangka HA (baju hitam), menyampaikan permintaan maaf kepada Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Jakarta Selatan M Anwar, di Mapolres Metro Jakarta Selatan, 12 Des. 2019. ( Foto: Beritasatu / Bayu Marhaenjati )
Bayu Marhaenjati / BW Jumat, 13 Desember 2019 | 12:09 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Polres Metro Jakarta Selatan menahan tersangka HA (30), pelaku tindakan intimidasi atau persekusi terhadap dua anggota Banser NU berinisial ES dan W, di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan.

Menurut Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Andi Sanjaya, Jumat (13/12/2019), tersangka HA dikenakan Pasal 45A ayat 2 Juncto Pasal 28 ayat 2 dan atau Pasal 45 ayat 3 Juncto Pasal 27 ayat 3 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE, dan atau Pasal 335 KUHP, Pasal 310 KUHP, Pasal 311 KUHP, dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

"Dikenakan Pasal 45A ayat 2 Juncto Pasal 28 Undang-undang ITE, kemudian Pasal 45 ayat 3 Juncto Pasal 27, Pasal 310, 311, 335 KUHP," katanya.

Pasal 45A ayat 2 berbunyi, "Setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar.”


Sementara, Pasal 335 KUHP terkait perbuatan tidak menyenangkan, Pasal 310 KUHP soal pencemaran nama baik, dan Pasal 311 KUHP tentang fitnah.


Setelah ditangkap, tersangka HA (30) menyesal dan meminta maaf lantaran telah melakukan tindakan persekusi terhadap dua anggota Banser.


"Saya mau memohon maaf kepada masyarakat semua atas tindakan saya yang terjadi. Saya menyesali atas kekhilafan tersebut karena difaktori keadaan emosi. Permintaan maaf saya kepada masyarakat, kepada NU dan ulama. Kepada GP Ansor saya minta maaf," ujar HA, di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (12/12/2019).


Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Jakarta Selatan M Anwar, menyampaikan apresiasi kepada Polres Metro Jakarta Selatan karena telah merespons laporannya dengan cepat dengan menangkap HA.



Sumber: Suara Pembaruan