Peringati Hari Ibu, LPP Tangerang Bekali Keahlian Warga Binaan

Peringati Hari Ibu, LPP Tangerang Bekali Keahlian Warga Binaan
Dalam rangka menyambut hari Ibu, warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Tangerang menggelar sebuah acara pelatihan rias pengantin yang diselenggarakan bekerjasama dengan organisasi Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Tangerang. ( Foto: istimewa )
Chairul Fikri / CAH Sabtu, 21 Desember 2019 | 19:07 WIB

Tangerang, Beritasatu.com - Dalam rangka menyambut hari Ibu, warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Tangerang menggelar sebuah acara pelatihan rias pengantin yang diselenggarakan bekerjasama dengan organisasi Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Tangerang. Penyelenggaraan itu sendiri bertujuan untuk memberikan bekal kepada para warga binaan agar punya keahlian bila nantinya keluar dari Lapas Perempuan.

"Kegiatan pelatihan rias pengantin yang dilakukan bekerjasama dengan organisasi PKK Kota Tangerang ini merupakan upaya pendidikan kepribadian dan kemandirian. Kami berupaya untuk membentuk warga binaan yang ada di LPP Tangerang ini agar mereka punya bekal ilmu yang nantinya bisa digunakan bila keluar dari Lapas. Ini juga sebagai upaya kami untuk mengapresiasi peringatan Hari Ibu di tahun 2019 ini," ungkap Herlin Candrawati.

Ditambahkan Herlin, para warga binaan juga diberikan kesempatan untuk mempertunjukan kebolehan hasil riasannya kepada model untuk bisa memperagakan hasil riasannya. Kegiatan ini, diiringi juga dengan perlombaan yang jurinya sendiri berasal dari para petugas Lapas dan juga perwakilan PKK Kota Tangerang.

"Dalam kesempatan ini, kita juga menggelar lomba hasil riasan para warga binaan yang diperagakan oleh model. Mereka dengan menggunakan busana daerah seperti dari Betawi, Sunda, Jawa dan busana suku lainnya agar mereka bisa membuktikan bahwa mereka yang ada di sini juga mampu berkreasi dan menghasilkan sebuah karya yang mungkin nantinya bisa jadi bekal mereka setelah bebas dari sini," tandasnya.

Dalam kesempatan itu, pihak lapas juga memberikan izin kepada warga binaan bertemu dengan orangtua khususnya Ibu mereka yang memang sengaja diundang. 



Sumber: BeritaSatu.com