Grab Dukung Pemprov DKI Tanggulangi Bencana Banjir

Grab Dukung Pemprov DKI Tanggulangi Bencana Banjir
Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi dan mitra lainnya menandatangani kerja sama strategis dengan Pemprov DKI Jakarta untuk penanggulangan bencana banjir dan pasca banjir di Provinsi DKI Jakarta, Jumat (3/1/2020). ( Foto: Dok Grav / Istimewa )
Herman / MPA Jumat, 3 Januari 2020 | 19:08 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.Com - Grab Indonesia melakukan kerja sama strategis dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mendukung penanggulangan bencana banjir dan pascabanjir di Provinsi DKI Jakarta.

Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi menyampaikan, Grab sebagai bagian dari masyarakat Jakarta terus berusaha melakukan berbagai cara yang bisa membantu meringankan dampak bencana banjir yang saat ini tengah dialami. Melalui teknologi yang dimiliki, Grab dapat memberikan informasi yang cepat dan akurat bagi seluruh masyarakat, terkait titik-titik yang sedang terdampak banjir, maupun informasi terkait pemberian bantuan yang kerap dibutuhkan oleh masyarakat.

"Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat membantu masyarakat Jakarta untuk bersama segera pulih dan siap siaga, sejalan dengan misi GrabForGood kami untuk terus membawa dampak positif teknologi bagi setiap orang," kata Neneng Goenadi dalam keterangan resminya yang diterima Beritasatu.com, Jumat (3/1/2020).

Melalui kerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, teknologi Grab akan dimanfaatkan untuk penyebaran informasi terkait bencana banjir yang terjadi di wilayah DKI Jakarta sesuai dengan mekanisme teknis penyebaran informasi di aplikasi Grab, serta penyebaran informasi terkait pemberian bantuan dan logistik.

Grab juga tengah menginisiasi kerja sama dengan lembaga sosial untuk menyalurkan bantuan yang diberikan pelanggan Grab kepada para korban banjir.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan juga mengapresiasi kolaborasi ini dengan harapan agar bisa menjadi manfaat bagi para korban. "Saya sampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua yang memilih untuk turun tangan, bukan sekedar ulur tangan," kata Anies.



Sumber: Suara Pembaruan