Mensos Resmikan Posko Induk Penanggulangan Bencana Jabodetabek

Mensos Resmikan Posko Induk Penanggulangan Bencana Jabodetabek
Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara meresmikan posko induk penanggulangan bencana banjir Jabodetabek. ( Foto: Beritasatu Photo / Ari Supriyati )
Ari Supriyanti Rikin / WBP Jumat, 10 Januari 2020 | 14:04 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara meresmikan posko induk penanggulangan bencana di gedung Kementerian Sosial (Kemsos) Cawang Kencana, Jakarta Timur. Posko induk ini membuka kesempatan pada swasta, dan masyarakat yang ingin memberikan bantuan kepada korban banjir Jabodetabek dan Lebak (Banten).

"Bagi teman-teman yang ingin memberi bantuan dan tidak punya waktu serta peralatan dan kemampuan menjangkau wilayah bencana, bisa lewat posko induk kami di sini yang beroperasi 24 jam," kata Juliari Batubara di Jakarta, Jumat (10/1).

Mensos menambahkan, posko ini didirikan selama masa tanggap darurat masih ditetapkan pemerintah daerah pascabencana. "Bantuan akan disalurkan ke tempat yang paling membutuhkan," kata Juliari Batubara.

Dia mengatakan, pemerintah siap siaga mengingat curah hujan masih tinggi sebulan ke depan. "Saya perintahkan jajaran untuk merespons segala kemungkinan yang terjadi. Sehingga rakyat bisa rasakan kehadiran negara di tengah kesulitan mereka," ungkap Juliari Batubara.

Posko induk penanggulangan bencana juga dilengkapi peralatan penunjang evakuasi, mobil air bersih, mobil disabilitas dan bantuan mobil cuci gratis dari perusahaan deterjen.

Selain posko induk yang bersifat darurat ini, Kemsos juga memiliki tiga gudang logistik di Bekasi, Makassar dan Palembang yang siaga menyalurkan bantuan pra dan pascabencana.

Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemsos Harry Hikmat menambahkan, posko induk penanggulangan bencana menjadi pusat yang memastikan bantuan sosial, logistik dan kesiapan peralatan siaga membantu korban banjir di Jabodetabek Lebak. "Kami juga memberikan layanan rehabilitasi sosial dengan menghadirkan mobil penyuluhan, mobil akses korban disabilitas untuk membawanya ke rumah sakit atau ke tempat yang lebih aman," papar Harry Hikmat.

Dalam kesempatan itu, Sinar Mas memberikan bantuan 350 karton air mineral setara 1.800 botol dan 300 dus biskuit atau 1.800 paket.

Hingga saat ini Kemsos sudah menyalurkan bantuan kepada korban banjir di Jabodetabek dan Lebak senilai Rp 15 miliar.



Sumber: Suara Pembaruan