Korban Banjir di Bogor Ditemukan Terkubur Tanah

Korban Banjir di Bogor Ditemukan Terkubur Tanah
Petugas SAR gabungan mulai membersihkan jalan untuk akses logistik dan saluran air bersih pascalongsor di di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Sabtu, 4 Januari 2020. ( Foto: Beritasatu.com/Vento Saudale )
Vento Saudale / FMB Rabu, 15 Januari 2020 | 09:53 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Satu korban bencana banjir Hilman (15) ditemukan terkubur tanah di pinggiran sungai, Selasa (14/1/2020). Hilman diketahui warga Kecamatan Jasinga yang terbawa arus banjir saat Sungai Cidurian meluap.

Kapolsek Jasinga, Ajun Komisaris Lukito Sadoto mengatakan, temuan tersebut pertama kali dilaporkan oleh seorang warga sekitar yang hendak pergi ke kebun bambu pada pukul 13.00.

Warga tersebut pertama kali melihat tangan korban menonjol dari dalam tanah sementara untuk tubuhnya terkubur tanah lumpur material tanah di bibir sungai.

"Warga yang menemukan saat itu sedang mau ke lahan kebun, iya, dia lihat jasad itu (tangannya)," ujarnya.

Korban tersebut atas nama Hilman, ia langsung dievakuasi oleh tim gabungan, polisi, Danramil, BPBD, serta warga sekitar.

Pihak kepolisian kemudian menghubungi pihak keluarga untuk memastikan apakah mayat tersebut adalah korban bencana banjir dan longsor yang menerjang Kecamatan Jasinga pada awal tahun 2020.

Saat ditanya, kata Lukito, keluarga korban mengakui bahwa mayat tersebut sesuai dengan ciri-ciri yang selama ini dicari.

"Saat (keluarga) datang ke TKP, ternyata benar mayat tersebut adalah saudara Hilman korban bencana, pihak keluarga mengidentifikasi bahwa itu anaknya dan kondisinya sudah rusak karena sudah berhari-hari tetapi kalau ciri-cirinya sudah benar," ungkap Lukito.

Sebelumnya, pada Rabu (1/1/2020) sekitar pukul 06.00 WIB terjadi bencana alam banjir bandang akibat meluapnya Sungai Cidurian khusus di Kecamatan Jasinga.

Pada saat itu, Hilman hendak menyeberang Sungai Cidurian yang mengalir antara Jasinga dan Cigudeg. Namun korban terbawa arus air yang sangat deras di Kampung Parung Sapi Rt.08/07, Desa Kalongsawah, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor.

Diketahui, korban mengenakan baju kaus warna hitam dan celana training warna biru saat terbawa arus banjir bandang tersebut.

Sementara, untuk korban longsor di Sukajaya belum ditemukan. Ketiga orang tersebut adalah Amri (65), Maesaroh (25), dan Cici (10). Tim SAR gabungan pun telah secara resmi membubarkan dalam pencarian tiga korban kemarin.



Sumber: BeritaSatu.com