Ustaz Yusuf Mansyur Berikan Bantuan Korban Banjir di Cengkareng

Ustaz Yusuf Mansyur Berikan Bantuan Korban Banjir di Cengkareng
Wirda Mansyur, putri dari Ustaz Yusuf Mansyur memberikan bantuan kepada warga korban banjir di Semanan, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis, 16 Januari 2020. ( Foto: istimewa )
Chairul Fikri / CAH Jumat, 17 Januari 2020 | 09:32 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Bencana banjir yang melanda wilayah Jabodetabek awal tahun 2020 hingga kini masih menyiskan duka dan kesedihan mendalam bagi masyarakat yang menjadi korban banjir. Hal tersebut masih dialami oleh masyarakat di kawasan Kampung Duri Semanan, Cengkareng, Jakarta Barat yang wilayahnya terendam banjir hingga 3 meter yang surutnya lebih dari seminggu.

Kondisi tersebut mengetuk hati Ustaz Yusuf Mansyur untuk memberikan bantuan. Apalagi lokasi terebut tidak jauh dari daerah tempat tinggal Ustaz Yusuf Mansyur. 

Yusuf Mansyur mengutus istrinya Hj Siti Maemunah bersama putrinya Wirda Mansyur dan membawakan beberapa alas tidur, bantal dan guling, alat tulis, buku-buku serta kitab Suci Al-Quran.

"Kami kesini memang sengaja diutus ayah (Ustaz Yusuf Mansyur) untuk memberikan bantuan. Ini sebagai wujud keprihatinan  kami terhadap musibah yang mereka alami. Dari kegiatan ini ayah ingin memberikan pelajaran tentang apa itu jiwa sosial kepada kami anak-anaknya," ungkap Wirda Mansyur didampingi Ibu dan beberapa adik-adiknya saat ditemui di kawasan Semanan, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (16/1/2020).

Tak hanya memberikan bantuan kepada masyarakat di sana, Wirda dan tim dari Yayasan Daarul Quran juga memberikan trauma healing dan hiburan kepada anak-anak yang juga menjadi korban banjir.

"Di sana aku dan tim dari Daarul Quran juga memberikan hiburan dan cerita serta sedikit pengajaran kepada anak-anak yang juga jadi korban banjir. Dalam kesempatan itu, aku bilang sama mereka bahwa musibah yang mereka alami ini merupakan salah satu bentuk cobaan dan juga kasih sayang dari Allah SWT dan aku juga memberikan motivasi kepada mereka untuk terus berjuang, jangan menyerah dan jangan takut punya mimpi besar dalam kehidupan. Dan kegiatan ini juga sekaligus mengetuk pintu hati anak-anak muda di Indonesia untuk punya jiwa sosial dan tolong menolong antar sesama," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com