Polisi Pastikan Aksi Demo Tolak Bioskop PGC Bernada SARA Batal

Polisi Pastikan Aksi Demo Tolak Bioskop PGC Bernada SARA Batal
Pusat Grosir Cililitan. (Foto: ist)
Bayu Marhaenjati / WBP Jumat, 17 Januari 2020 | 10:53 WIB

Jakarta, Beritasatu.com-Polisi melakukan penyelidikin terkait pemasangan spanduk dan beredarnya selembaran yang berisi seruan aksi unjuk rasa bernada provokatif dan rasis, menolak bioskop, di Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jakarta Timur. Setelah mediasi, dipastikan aksi demo batal dilaksanakan.

"Rencana aksi unjuk rasa pada hari Jumat 17 Januari 2020, dinyatakan batal," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, di Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Polisi Selidiki Spanduk Seruan Tolak Bioskop di PGC

Dikatakan Yusri, langkah yang dilakukan kepolisian terkait beredarnya selebaran ajakan unjuk rasa oleh Gerakan Ormas Islam Betawi (GOIB), yang mengarah ke provokasi dan SARA, yakni melakukan mediasi, pencopotan spanduk, termasuk meminta keterangan Ketua GOIB H. Andi M Sholeh. "Dilakukan pencopotan spanduk yang mengarah provokasi dan SARA di Taman Condet dan pagar klinik, di Jalan Dewi Sartika, Cililitan," ungkap Yusri Yunus.

Yusri menyampaikan, pihak GOIB telah menyerahkan 15 spanduk dan 12 rim selebaran terkait seruan aksi demo itu, ke Polres Metro Jakarta Timur.

"Ketua GOIB menyampaikan permintaan maaf terkait beredarnya spanduk, selebaran, berita yang meresahkan masyarakat, pemilik kios dan manajemen PGC. Kepolisian, TNI, Pemda menjamin tidak ada aksi demo," kata Yusri Yunus.

PT Transjakarta Sediakan Layanan di Hunian DP Nol Rupiah

Sebelumnnya diketahui, foto spanduk berisi seruan aksi menolak keberadaan bioskop XXI di Pusat Grosir Cililitan (PGC), beredar di media sosial. Spanduk yang diprakarsai Gerakan Ormas Islam Betawi alias GOIB, bertajuk "Ikutilah Aksi Demo Bela Agama Islam dan Pribumi", itu rencananya digelar sekitar pukul 13.00 WIB, Jumat 17 Januari 2020. Pada spanduk itu, juga tertulis kalimat bernada provokatif dan rasial kepada salah satu suku tertentu.



Sumber: BeritaSatu.com