Santri Hanyut di Bogor Ditemukan di Tangerang, Begini Kondisinya

Santri Hanyut di Bogor Ditemukan di Tangerang, Begini Kondisinya
Ilustrasi kapal tenggelam ( Foto: Istimewa )
Vento Saudale / BW Kamis, 23 Januari 2020 | 14:44 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Empat hari menghilang, tubuh Ridho Fahri Habibie (15), korban hanyut di kali Cisindangbarang Bogor akhirnya ditemukan.

Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Hamalatul Qur'an Al Falakiyah itu ditemukan meningga dunia di Sungai Cisadane, Serpong, Kota Tangerang, atau berjarak sekitar 38 kilometer dari lokasi hilang di Kota Bogor.

Anggota Pusdalops PB Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Achmad Maulana menuturkan, jenazah ditemukan pada pukul 16.45 WIB Rabu (22/1/2020).

"Pencarian korban hanyut hari keempat ini, akhirnya membuahkan hasil. Korban berhasil ditemukan pada radius kurang lebih 38 km dari titik lokasi kejadian oleh Tim SAR Gabungan," katanya, Kamis (23/1/2020).

Seusai ditemukan, lanjut Achmad, korban langsung di evakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang, sembari menunggu pihak keluarga datang. Sekitar pukul 22.00 WIB, perwakilan dari pihak keluarga, ponpes, kantor SAR Jakarta, BPBD Kota Bogor, Tagana Kota Bogor, Polmas Bogor Raya serta Indonesia Escorting Ambulance (IEA) tiba dan langsung memastikan tubuh korban.

"Setelah dicek, benar bahwa ini korban hanyut di Kali Cisindangbarang. Kini korban sudah dibawa oleh pihak keluarga, lalu dimandikan dan disalatkan di ponpes serta akan dimakamkan di Cibinong, Kabupaten Bogor," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, dua orang santri dilaporkan hanyut di Kali Cisindangbarang, Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Minggu (19/1) sekitar pukul 16.30 WIB. Satu orang atas nama Idang berhasil menyelamatkan diri. Sedangkan, Ridho Fahri Habibie hanyut.



Sumber: Suara Pembaruan