TMC Jabodetabek Hanya untuk Mengurangi Curah Hujan
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 526.593 (-2.12)   |   COMPOSITE 6140.17 (-31)   |   DBX 1202.23 (-7.34)   |   I-GRADE 182.055 (-0.59)   |   IDX30 520.23 (-3.14)   |   IDX80 139.249 (-0.62)   |   IDXBUMN20 408.872 (-1.63)   |   IDXESGL 143.85 (-0.25)   |   IDXG30 142.18 (0.09)   |   IDXHIDIV20 459.051 (-3.03)   |   IDXQ30 148.957 (-0.6)   |   IDXSMC-COM 277.162 (-0.91)   |   IDXSMC-LIQ 347.622 (-0.6)   |   IDXV30 138.219 (-0.5)   |   INFOBANK15 1055.23 (-7.44)   |   Investor33 446.478 (-2.09)   |   ISSI 180.128 (-0.71)   |   JII 636.549 (-4.61)   |   JII70 222.134 (-1.32)   |   KOMPAS100 1238.45 (-7.28)   |   LQ45 966.883 (-3.74)   |   MBX 1689.51 (-8.25)   |   MNC36 329.297 (-2.07)   |   PEFINDO25 325.3 (-0.25)   |   SMInfra18 310.992 (2.08)   |   SRI-KEHATI 381.519 (-2.14)   |  

TMC Jabodetabek Hanya untuk Mengurangi Curah Hujan

Sabtu, 25 Januari 2020 | 16:41 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Teknologi modifikasi cuaca (TMC) yang dilakukan sejak 3 Januari 2020 hingga saat ini bukan bertujuan meniadakan hujan, tetapi hanya mengurangi curah hujan. Harapannya, selama periode musim hujan tidak terjadi lagi banjir seperti 1 Januari 2020 yang melanda Jabodetabek.

Dari pengamatan tim Balai Besar TMC Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dari 3 Januari hingga 24 Januari 2020, operasi TMC sudah berhasil mereduksi 44 persen curah hujan di Jabodetabek.

Kepala Balai Besar TMC BPPT Tri Handoko Seto mengatakan, TMC di dunia digunakan untuk berbagai tujuan seperti menambah curah hujan, meningkatkan hujan salju, mengurangi hujan es, mengurangi kabut.

Di Indonesia, TMC umumnya digunakan untuk menambah mengisi waduk, membasahi lahan gambut, memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) atau mengurangi curah hujan penyebab banjir.

"Dalam hal mengurangi penyebab banjir Jabodetabek dan sekitarnya seperti yang dilakukan sekarang ini, TMC dilakukan dengan menyemai awan-awan yang diprediksi oleh BMKG akan memasuki wilayah Jabodetabek dan berpotensi mengakibatkan terjadinya banjir," kata Seto di Jakarta, Sabtu (25/1/2020).

Awan-awan tersebut lanjutnya, biasanya tumbuh di atas Lampung, Selat Sunda, dan Laut Jawa. Kemudian tumbuh sambil bergerak menuju Jabodetabek.

Kecerdasan Buatan Buat Operasi Modifikasi Cuaca Lebih Akurat

"Awan-awan ini kita semai agar bisa menjadi hujan lebih awal di atas laut sebelum memasuki Jabodetabek," ucapnya.

Ia menuturkan, untuk awan-awan yang sudah matang, hujan bisa segera terjadi 10 menit setelah penyemaian. Namun jika bisa juga terjadi hujan 20 menit, 30 menit, bahkan 1-2 jam setelah penyemaian.

Umur awan dan arah serta kecepatan angin juga dihitung agar awan bisa jatuh di atas laut.

Pada kondisi tertentu, jika memungkinkan, awan juga diupayakan jatuh menjadi hujan di wilayah yang masih membutuhkan air hujan misalnya waduk. Namun ini lanjutnya, sangat jarang terjadi kecuali memang arah dan kecepatan anginnya memungkinkan untuk itu.

Ia menjelaskan, awan penyebab curah hujan ekstrem biasanya berupa awan cumulonimbus (Cb) yang menjulang tinggi. Bahkan bisa sekumpulan awan Cb yang dikenal dengan super cloud cluster (SCC). Namun jika ditelusuri lebih lanjut, SCC terdiri atas beberapa cloud cluster (CC) yang bisa saja berupa awan rendah hingga Cb. Awan Cb memiliki proses mulai dari fase pertumbuhan yang kecil hingga membesar menjadi fase matang sampai fase meluruh.

Menurutnya, TMC sebisa mungkin dilakukan pada awan dengan fase tumbuh. Memang benar kata dia, bahwa awan cumulus (Cu) juga memiliki dinamika yang kuat. Jika tidak berhati-hati dan berpengalaman maka penyemaian pada awan Cu sangat berbahaya.

Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem, BPPT Tambah Operasi TMC

Tim TMC Nasional telah memiliki teknik penerbangan penyemaian pada awan Cu aktif. Seandainya pun awan sudah menjadi Cb, pada batas tertentu tim TMC masih mampu melakukan penyemaian pada titik-titik yang aman menurut pengamatan dan perhitungan kru pesawat.

"Menyemai awan tidak harus dari puncak awan. Dalam operasi TMC di dunia, sudah lazim menyemai awan justru dari dasar awan sekitar 3.000 kaki pada awan menjulang dengan ketinggian puncaknya mencapai puluhan ribu kaki," ungkapnya.

Seto menjelaskan, level ketinggian penyemaian bukanlah tolok ukur efektifitas penyemaian awan. Dalam sebuah awan terdapat aliran ke atas (updraft) dan aliran ke bawah (downdraft). Begitu bahan semai masuk ke dalam awan maka bahan semai akan menyebar ke hampir seluruh bagian awan.

Menyadari kompleksitas TMC, ke depan diperlukan dukungan prediksi cuaca yang makin akurat dan terkuantifikasi dengan baik. Dengan demikian target operasi semakin terukur dan berhasil.

Diperlukan pula penguatan armada baik melalui skema penggunaan pesawat TNI maupun pengadaan pesawat baru. Termasuk penggunaan metode baru seperti roket atau alteleri sebagaimana dilakukan oleh Tiongkok, atau mungkin penggunaan pesawat tanpa awan.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ribuan Personel Gabungan Amankan Perayaan Imlek di Jakarta

Ribuan personel melakukan pengamanan di sejumlah objek seperti Vihara, Klenteng, tempat wisata, dan lainnya.

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2020

PDIP-Gerindra Sepakat Koalisi, PKS Kerucutkan Tiga Nama

Calon Wali Kota Depok dari PKS mengerucut menjadi tiga nama yakni Imam Budi Hartono, Farida Rachmayanti, Hafid Nasir.

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2020

Genangan 5 Meter di Underpass Kemayoran Lebih dari 24 Jam Belum Surut

Genangan 5 Meter di Underpass Kemayoran Lebih dari 24 Jam Belum Surut

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2020

Curah Hujan Jakarta Jumat Tidak Seekstrem 1 Januari 2020

Kondisi ini berbeda dengan kejadian 1 Januari 2020, saat stasiun pengamatan curah hujan di Halim mencatat curah hujan mencapai 377 mm per hari atau ekstrem.

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2020

Imlek, Jakarta Diguyur Hujan Ringan Hingga Sedang

Pada malam hari, hujan lokal skala ringan hingga sedang berpotensi di Jakarta Barat. Jakarta Utara hujan ringan. Jakarta Pusat dan Jakarta Timur hujan ringan.

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2020

Pelaku Begal Warteg Dibekuk

Satu dari tiga pelaku begal warteg yang sempat viral berhasil dibekuk di OKU, Sumsel, Sabtu (25/1/2020) dinihari.

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2020

Waspadai Modus Penipuan Tukar Kartu ATM

Seorang warga Banjarmasin, Memet yang berada di Jakarta menjadi korban penipuan dua orang yang baru dikenalnya.

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2020

Libur Imlek, Ini Jadwal One Way Puncak Bogor

Jadwal One Way Puncak Bogor saat imlek

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2020

Pemkot Jakut Sengaja Buat Tergenang Wilayah Lewat Program Gela

Pemkot Jakarta Utara sudah menerapkan program ini di beberapa titik jalur hijau seperti di Jalan Danau Sunter Barat.

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2020

Sabtu Pagi Bogor Berawan, Siang Hujan

Bogor saat malam hari akan dilanda hujan ringan dengan suhu udara mencapai 23 derajat celsius.

MEGAPOLITAN | 25 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS