Cawagub DKI Nurmansjah Lubis Siap Di-bully Netizen

Cawagub DKI Nurmansjah Lubis Siap Di-bully Netizen
Monumen Nasional. ( Foto: Antara )
/ WBP Minggu, 26 Januari 2020 | 17:13 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Nurmansjah Lubis calon Wakil Gubernur DKI Jakarta yang diusung Partai Keadilan Sosial (PKS) menyatakan kesiapannya untuk mendapat bully dari netizen jika nanti terpilih menjadi wakil gubernur mendampingi Anies Baswedan.

"Enggak apa-apa pindahin bullying Bang Anies ke ane ye, supaya Bang Anies bekerja bahagiakan warganya dari segi makro, yang diomelin gua aja," kata Nurmansjah Lubis di Jakarta, Minggu (26/1/2020).

Nurmansjah yang akrab disapa Bang Ancah ini mengatakan siap jadi sasaran perundungan netizen agar Gubernur Anies Baswedan bisa melayani warganya. "Kalau misalnya neh regulasi pemda brengsek, salahin Nurmansjah sebagai wagub, ane yang atur entar, bos ape yang salah. Ke Depdagri misalnya, gini ente nomenklaturnya enggak bener masak beli karpet APBD sampai dua ton," kata Nurmansjah Lubis.

Anies Sebut Surat Usulan Cawagub Sudah Dikirim ke DPRD DKI

Ancah mengatakan di APBD DKI ada banyak anggaran untuk beli 'tali' yang mencapai angka miliaran. Bagi orang yang tidak mengerti dengan anggaran tali akan langsung menyalahkan wakil gubernur. "Semua tau enggak tali apa? Telepon, air, listrik, internet anggarannya miliaran, masak beli tali miliaran, mau narik kapal apa," ucap Ancah.

PKS Optimistis Nurmansjah Lubis Jadi Wagub DKI

Menurut mantan Direktur Takaful tersebut presepsi yang berbeda-beda di masyarakat menimbulkan perundungan. Oleh karena dia mengajak warga sama-sama mencari persamaan agar tidak lantas saling menyalahkan. "Sama-sama kita cari kesamaan, jangan belum ape-ape tali dibully, itu enggak bisa," katanya.

Nurmansjah Lubis satu dari dua nama diumumkan oleh Partai Gerindra sebagai calon Gubernur DKI Jakarta dari Partai PKS.

Nama kedua adalah Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Ahmad Riza Patria.

Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta akan menyerahkan kedua nama tersebut kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk diteruskan kepada DPRD DKI Jakarta.



Sumber: ANTARA