Jembatan Alamanda di Kota Tangerang Tak Bisa Dilalui Akibat Banjir

Jembatan Alamanda di Kota Tangerang Tak Bisa Dilalui Akibat Banjir
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat meninjau banjir di daerahnya Sabtu, 1 Februari 2020. ( Foto: ANTARA )
/ JAS Sabtu, 1 Februari 2020 | 12:06 WIB

Tangerang, Beritasatu.com - Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Periuk di Kota Tangerang pada Sabtu (1/2/2020) membuat Jembatan Alamanda tergenang sehingga tidak bisa dilalui kendaraan.

"Dari lokasi banjir di lingkungan UPT Periuk, hasil monitoring pukul 03.25 WIB di Jembatan Alamanda kondisi ketinggian air mencapai 60 cm, arus lalu lintas terputus, kendaraan sudah tidak bisa melintas," kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Edi Sofyan dalam keterangan tertulis.

Ia mengatakan banjir juga menimbulkan genangan setinggi 50 sampai 100 cm di Perumahan Garden City Periuk.

"Ada 11 KK yang sudah kita evakuasi dari Perumahan Garden City ke Mushola RW 025, termasuk ibu hamil," kata Edi.

Petugas BPBD dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang sudah turun ke daerah banjir untuk membantu mengevakuasi warga dan membuat tanggul tambahan dari karung berisi pasir untuk menahan limpasan air.

"Kondisi terkini pintu air Situ Bulakan dengan ketinggian air 150 cm dan ketinggian air di kali Cirarap 230 cm," kata Sekretaris Kecamatan Periuk, Abdul Ghoni.

"Sejumlah pompa sudah dioperasikan, pompa yang sudah beroperasi satu ditambah lagi tadi empat," ia menambahkan.

Menurut Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tangerang, banjir melanda 23 lokasi di Kecamatan Karawaci, Neglasari, Banda, dan Periuk.



Sumber: ANTARA