Komisi Pengarah Minta DKI Revisi Desain Revitalisasi Monas

Komisi Pengarah Minta DKI Revisi Desain Revitalisasi Monas
Sejumlah pekerja masih meyelesaikan pekerjaan penataan taman dalam revitalisasi sisi selatan kawasan Monas, Jakarta, Selasa, 28 Januari 2020. ( Foto: Suara Pembaruan / Joanito De Saojoao )
Lenny Tristia Tambun / FER Rabu, 5 Februari 2020 | 23:22 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI merevisi desain revitalisasi Monas.

Pemprov DKI Siapkan 573 Pohon untuk Ditanam Kembali

Revisi itu harus sesuai dengan lampiran yang ada di Keputusan Presiden (Keppres) No 25 tahun 1995 tentang Pembangunan Kawasan Medan Merdeka di Wilayah DKI Jakarta.

Demikian disampakan Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara, Setya Utama, seusai rapat Komisi Pengarah di Kantor Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Rabu (5/2/2020).

Rapat itu dihadiri oleh Gubernur DKI Anies Baswedan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera), Basuki Hadimuljono, Menteri LHK Siti Nurbaya, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim.

Revitalisasi Monas, Inspektorat DKI Akan Periksa Dinas Citata

"Komisi Pengarah menginginkan desain revitalisasi Monas kembali ke lampiran Keppres 25. Jadi kita lihat saja lampiran itu. Nah nanti Gubernur DKI akan menyampaikan usulan akan menanam kembali di sebelah mana sesuai dengan Keppres. Kemudian setelah disetujui oleh semua anggota Komisi Pengarah, baru DKI melanjutkan kembali revitalisasi,” kata Setya Utama.

Setya Utama menerangkan dalam lampiran Keppres, desain Monas di area selatan seharusnya lebih banyak ruang hijaunya. Namun, dalam pelaksanaannya, Pemprov DKI menebang 191 pohon untuk revitalisasi tersebut.

Selain itu, dalam lampiran Keppres, lapangan eks IRTI seharusnya diperuntukan kawasan ruang terbuka hijau (RTH). Tetapi selama ini, kawasan itu dipakai untuk area parkir dan Lenggang Jakarta yang merupakan pusat kuliner di Monas.

DKI Patuhi Aturan Penggantian Pohon di Area Revitalisasi Monas

Diharapkan, revisi desain revitalisasi Monas dapat diserahkan secepatnya oleh Pemprov DKI kepada Komisi Pengarah. Sehingga revitalisasi Monas di area selatan bisa dilanjutkan kembali. Mengingat proyek ini harus rampung pada Februari 2020.

"Kita tidak mau ada yang mangkrak di situ, kita juga ingin Monas segera kembali menjalankan fungsinya dalam pelayanan publik dan vegetasinya juga. Sepanjang itu sesuai dengan lampiran Keppres, kita (Komisi Pengarah) setujui. Jadi harus ada penyelesaian disana. Karena ini memakai tahun anggaran 2019, sekarang 2020 harus selesai. Yang lain bisa menyusul,” jelas Setya Utama.



Sumber: BeritaSatu.com