Anies Sebut Penentuan Lintasan Formula E Butuh Waktu

Anies Sebut Penentuan Lintasan Formula E Butuh Waktu
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) bertemu dengan pembalap Formula E Stoffel Vandoorne (kiri) di Balaikota DKI, Jakarta, Selasa (12/11/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Lenny Tristia Tambun )
Carlos KY Paath / FER Kamis, 6 Februari 2020 | 18:32 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI, Anies Baswedan, menegaskan, penentuan lintasan baru Formula E membutuhkan waktu. Pasalnya, penentuan lintasan tersebut tidak seperti mengubah rute Transjakarta.

Dirut Jakpro: Persiapan Formula E Sesuai Rencana

"Jadi memang (tentukan lintasan Formula E) bukan seperti mengubah rute Transjakarta, enggak boleh lewat sini terus diganti, enggak. Tidak bisa tanpa ahlinya," tegas Anies, di Balai Kota DKI, Kamis (6/2/2020).

Anies menuturkan, Pemerintah Provinsi (pemprov) DKI tidak menggambar sirkuit Formula E. "Bukan Pemprov DKI yang menggambar. (rute) itu menggunakan begitu banyak faktor variabel. Satu soal jumlah belokannya, kemudian elevasinya, lalu tingkat kesulitannya," ucap Anies.

Seperti diketahui, Komisi Pengarah (Komrah) Pembangunan Kawasan Pembangunan Medan Merdeka menolak kawasan di dalam Monas dipakai ajang balap Formula E. Anies mengatakan, pembahasan mengenai itu berlangsung singkat daripada revitalisasi Monas.

Komisi Pengarah Tak Setujui Lintasan Formula E di Area Monas

"Formula E di dalam pembahasan cukup singkat, bahwa para anggota komisi beberapa berpandangan bahwa sebaiknya jangan menggunakan kawasan Monas dan kemudian disampaikan, baik kalau begitu. Jadi tidak diskusi panjang," kata Anies.

Anies menambahkan, penyelenggara Formula E langsung bertolak ke Jakarta. Tujuannya menentukan lokasi arena balap. "Kita sudah langsung komunikasi dengan pengelola Formula E dan organisasi pembalap motor internasional yang kemudian sore ini tim mereka sudah dalam perjalanan ke Jakarta untuk menentukan lokasi baru," ungkap Anies.

Anies optimistis waktu yang tersisa cukup bagi seluruh pihak terkait untuk menyiapkan perhelatan Formula E. "Iyalah cukup. Kita kan komunikasi terus dengan mereka. Tim di sana rileks," ucap Anies.

Transjakarta Siapkan 20 Bus Listrik untuk Penonton Formula E

Disinggung mengenai kemungkinan sirkuit bakal melintasi beberapa ikon ibu kota seperti Bundaran Hotel Indonesia, dan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Anies hanya menyebut masih banyak opsi.

"Belum. Sampai dengan sekarang, masih banyak opsinya. Sebenarnya kan ada batasannya. Batasannya apa? Kilometernya, karena ini menggunakan baterai. Ya maksimal 3 kilometer," jelas Anies.



Sumber: Suara Pembaruan