Anies Gelar OP Bawang Putih dan Cabai Merah di 22 Pasar di Jakarta

Anies Gelar OP Bawang Putih dan Cabai Merah di 22 Pasar di Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuka kegiatan Operasi Pasar Cabai Rawit Merah, Cabai Merah Keriting, dan Bawang Putih di Toko Tani Indonesia Centre Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (9/2/2020) ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Lenny Tristia Tambun / RSAT Minggu, 9 Februari 2020 | 13:53 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuka kegiatan Operasi Pasar (OP) Cabai Rawit Merah, Cabai Merah Keriting, dan Bawang Putih di Toko Tani Indonesia Centre Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (9/2/2020).

Sebanyak 22 kendaraan masing-masing membawa kurang lebih 500 kg bawang putih, dan 250 kg cabai akan didistribusikan ke 22 pasar di wilayah DKI Jakarta dengan harga terjangkau, yaitu bawang putih seharga Rp 30.000 per kilogram dan cabai rawit merah seharga Rp 35.000 per kilogram.

Adapun 22 pasar tradisional tersebut adalah Pasar Tomang Barat, Pasar Kramat Jati, Pasar Tanah Abang, Pasar Jatinegara, Pasar Kebayoran Lama, Pasar Klender SS, Pasar Senen, Pasar Anyer Bahari, Pasar Glodok, Pasar Johar Baru, dan Pasar Tebet Barat.

Kemudian Pasar Pondok Labu, Pasar Koja Baru, Pasar Gondangdia, Pasar Mampang Prapatan, Pasar Petojo Ilir, Pasar Kelapa Gading, Pasar Cijantung, Pasar Pulogadung, Pasar Pal Merah, Pasar Metro Atom, dan Pasar Minggu.

Anies Baswedan mengatakan operasi pasar dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, menekan laju inflasi, pengendalian kenaikan harga, serta memastikan ketiga stok bumbu dapur tersebut dalam jumlah stok yang cukup.

"Kita telah menyaksikan pemberangkatan 22 kendaraan yang akan melakukan operasi pasar. Jakarta memiliki ketergantungan pasokan pangan pada wilayah di luar Jakarta. Di sisi lain, harga yang terjadi di Jakarta memiliki implikasi nasional,” kata Anies Baswedan.

Ditegaskannya, pada saat harga mengalami kenaikan, di situlah negara hadir dengan membawa pasokan tambahan untuk membuat harga menjadi stabil kembali. Ditambahkan intervensi yang dilakukan dalam bentuk operasi pasar pasokan untuk cabai merah dan bawang putih adalah bagian untuk stabilisasi harga.

“Dan insyaAllah dengan operasi yang dilakukan ini, maka harga di Jakarta bisa lebih stabil," ujar Anies Baswedan.

Ia mengharapkan kegiatan operasi pasar ini sukses menjangkau bukan hanya pada 22 pasar, tetapi juga ke seluruh pasar-pasar di Jakarta, dan tepat sasaran untuk menstabilkan tingginya harga. Terutama untuk masyarakat berpenghasilan rendah dan wirausaha kuliner UMKM.

"Jadi tujuan paling akhir bukan sekedar harga pasarnya yang stabil, tapi keluarga di Jakarta merasakan ketenangan dan kesejahteraan, karena kebutuhan pokoknya harganya terprediksi dan stabil. Harapannya, seluruh kawasan di Jakarta mendapatkan pasokan kebutuhan pokok secara stabil, harganya stabil, keluarganya bahagia," terang Anies Baswedan.

Namun bila setelah pelaksanaan operasi pasar ketiga komoditi ini dirasakan tingkat inflasi dan harganya masih tinggi, serta belum stabil, maka pelaksanaan operasi pasar dapat diperpanjang.

Tak lupa Anies Baswedan menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian melalui Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian atas kerja samanya telah bersinergi dengan PT Food Station Tjipinang Jaya Tbk dalam melaksanakan Operasi Pasar Cabai Rawit Merah, Cabai Merah Keriting, dan Bawang Putih di 22 pasar di wolayah Jakarta.

Untuk dapat menjangkau seluruh pasar, diharapkan Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian dan PT. Food Station Tjipinang Jaya Tbk dapat berkoordinasi dan berkolaborasi secara intensif dengan Perumda Pasar Jaya.



Sumber: Suara Pembaruan