Banjir di Rawajati, Warga: Air Datang Cepat, Surutnya Lama

Banjir di Rawajati, Warga: Air Datang Cepat, Surutnya Lama
Warga bernama Wati, mencuci perabotannya yang terendam banjir di Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan. ( Foto: Beritasatu Photo / Bayu Marhaenjati )
Bayu Marhaenjati / JAS Minggu, 9 Februari 2020 | 21:28 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Banjir setinggi 2 hingga 3 meter yang sempat merendam permukiman padat penduduk di RW 07 Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, telah surut. Warga sibuk membersihkan rumah dari tumpukan sampah dan lumpur yang mengendap.

Berdasarkan pantauan Beritasatu.com, sejumlah warga tampak membersihkan bangku, meja hingga perabotan yang terendam air. Sebagian terlihat menyemprot lumpur yang ada di dalam rumah, kemudian lantainya dibersihkan menggunakan alat pel.

Salah satu warga yang sibuk bersih-bersih pascabanjir, bernama Wati (55). Di bawah rintik hujan, ibu paruh baya itu dengan telaten menggosok panci dan perangkat masak lainnya yang terendam banjir dengan serabut dan air sabun.

Sambil mencuci, dia menceritakan kalau air mulai menggenangi rumahnya pada Jumat (7/2/2020) malam.

"Airnya datang cepet banget, surutnya lama. Di sini (rumahnya), sampai atap. Iya sekitar 2 sampai 3 meter. Orang rumah tingkat aja kena," katanya, Minggu (9/2/2020).

Dikatakan Wati, peringatan dini atau informasi terkait banjir sudah didapatkannya melalui pesan singkat di grup WhatsApp.

"Katanya siaga 3, tapi banjirnya tinggi. Anak dapat info dari WA," ungkapnya.

Senada, Nia (51) mengatakan, air yang merendam rumahnya datang dengan cepat pada Jumat malam.

"Iya airnya datangnya cepat, surutnya yang lama. Ini hampir sama dengan Tahun Baru kemarin," katanya.

Nia menuturkan, dirinya juga mendapatkan informasi peringatan dini terkait banjir melalui pesan singkat.

"Ada dari WA. Kalau TOA (pengeras suara) nggak ada, paling dari masjid. Informasinya siaga 3. Kata saya, kalau siaga 3 nggak mungkin masuk ke dalam airnya tenang aja. Nggak tahunya tinggi (banjirnya)," jelasnya.

Nia menyampaikan, kendati kerap dilanda banjir, namun dirinya tetap betah tinggal di kawasan Rawajati.

"Saya ngontrak. Kita sudah merasa enak di sini. Kartu keluarga sudah di sini. Takutnya, namanya bapak sudah tua, kalau kenapa-kenapa bagaimana. Kalau di sini sudah kenal semua. Kalau pindah sosialisasi lagi," ucapnya.

Hingga Minggu sore, warga masih terus membersihkan rumahnya pascaterendam banjir. Berdasarkan pantauan, warga sangat membutuhkan bantuan berupa makanan, pakaian bersih hingga alat-alat kebersihan.

Diketahui, banjir setinggi 2 hingga 3 meter sempat merendam RT 03, 04, 05 hingga 06, RW 07 Kelurahan Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat hingga Sabtu kemarin.



Sumber: BeritaSatu.com