20 Pompa Dikerahkan, Banjir Terowongan Kemayoran Ditargetkan Surut Besok

20 Pompa Dikerahkan, Banjir Terowongan Kemayoran Ditargetkan Surut Besok
Warga melihat banjir yang menutup Underpass atau terowongan Kemayoran, Jakarta, Minggu (2/2/2020). Banjir di kawasan tersebut diakibatkan intensitas hujan yang tinggi dan drainase yang buruk. ( Foto: ANTARA FOTO / Rivan Awal Lingga )
Carlos Roy Fajarta / JAS Minggu, 9 Februari 2020 | 22:17 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sebanyak 20 unit mesin pompa dikerahkan untuk mengeringkan banjir yang kembali melanda terowongan atau underpass Kemayoran Convair, Kecamatan Kemayoran, Kota Jakarta Pusat yang sudah tergenang sejak Sabtu (8/2/2020) kemarin.

"Saat ini tim gabungan mengerahkan 20 pompa dan 100 personel dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Pemprov DKI Jakarta, Koarmada 1 TNI AL dan PPK Kemayoran untuk mengeringkan bajir di Underpass Timur," ujar Direktur Utama Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran, Medi Kristianto, Minggu (9/2/2020) di Jakarta.

Ia menyebutkan genangan diprediksi dapat segera kering dan bisa kembali digunakan pada besok Senin (10/2/2020) sore dengan catatan cuaca tidak kembali hujan deras seperti sebelumnya.

"Dalam jangka pendek di Underpass Timur ini kita lakukan normalisasi drainasenya dengan menggunakan alat berat maupun 100 tenaga kebersihan. Selain itu kita melakukan pengecekan pembuangan dan penampungan air dari hunian di sekitar underpass," tambahnya.

Sedangkan Puslitbang Air Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat juga akan melakukan pengerukan danau atau rawa di Iran Kemayoran untuk menambah daya tampung air saat hujan dan mengevaluasi sistem drainase secara keseluruhan.

"Dalam jangka menengah dan panjang akan dilakukan pembangunan rumah pompa, kolam penampung air, dan pompa di lokasi yg telah ditentukan. Kita mengapresiasi stakeholder terkait yang bekerja sama dalam membantu pengeringan Underpass Timur ini," tandas Medi.



Sumber: Suara Pembaruan