Satu Orang Tewas Tertimpa Tembok Roboh di Depok

Satu Orang Tewas Tertimpa Tembok Roboh di Depok
Ilustrasi ( Foto: Istimewa )
Bhakti Hariani / CAH Sabtu, 15 Februari 2020 | 22:07 WIB

Depok, Beritasatu.com - Satu orang tewas tertimpa tembok sebuah gudang yang roboh akibat hujan deras yang melanda Depok, Sabtu (15/2/2020) sore. Bencana tembok gudang SJEC roboh akibat hujan deras terjadi di Gang KUD Kampung Sidamukti RT 001/017 Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat.

Sedangkan gudang SJEC sendiri berlokasi di Jalan Raya Bogor KM 37 Nomor 5, Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Cilodong, Kota Depok.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok Deni Romulo mengatakan kejadian ini terjadi saat hujan deras. Tembok pagar gudang sudah tidak dapat menahan resapan air terlebih pada sisi tembok tidak ada lubang resapan. Tembok berukuran 3 x 10 meter.

"Korban saat itu tengah melintas di belakang tembok dan tertimpa reruntuhan tembok tersebut. Korban bernama Tatang berusia 51 tahun merupakan seorang sopir ojek online yang sedang membawa penumpang. Korban mengalami luka di bagian rusuk sebelah kiri dan patah tulang," ujar Deni kepada Beritasatu.com, Sabtu (15/2/2020) malam.

Dipaparkan Deni, pemilik gudang tersebut diketahui bernama Laksamana Mangun Wijaya yang tidak ada di tempat kejadian saat peristiwa tersebut. Namun terdapat saksi-saksi yakni Wawan selaku penanggung jawab lapangan pemilik gudang SJEC dan Taryanto yang merupakan karyawan gudang SJEC.

Selain Tatang, korban lainnya bernama Pantun Sopia yang mengalami luka di bagian belakang kepala sebelah kanan serta kaki bagian kanan dan kiri. Pantun sudah dibawa ke rumah sakit dan telah mendapatkan perawatan.

Selain itu, satu unit sepeda motor bernomor polisi B 3786 EKM juga rusak parah. "Kami sudah mengevakuasi korban dari reruntuhan dan mendata saksi-saksi serta membuat laporan. Kami juga telah melakukan takziah ke rumah korban yang tewas," ujar Deni.

Dikatakan Deni, saat ini selain menangani runtuhan tembok, pihaknya juga mengatasi bencana alam lainnya yakni meluapnya Kali Jantung di Perumahan Pondok Tirta Mandala RT 04 RW 18, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong. Banjir terjadi akibat meluapnya aliran kali jantung yang melintasi perumahan tersebut.

"Kami masih kerja bersama Satgas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) hingga pukul 00.00 nanti. Besok dilanjutkan kembali pukul 09.00 WIB. Saat ini alat berat milik DPUPR sudah masuk untuk mengatasi bencana di Perumahan Pondok Tirta Mandala ini," tutur Deni Romulo. 



Sumber: BeritaSatu.com