Ketinggian Air Sungai Cileungsi dan Cikeas di Atas Normal, Wilayah Bekasi Banjir

Ketinggian Air Sungai Cileungsi dan Cikeas di Atas Normal, Wilayah Bekasi Banjir
Warga melihat debit air di aliran sungai Ciliwung di kawasan Jakarta Selatan, Kamis, 20 Februari 2020. ( Foto: Suara Pembaruan / Joanito De Saojoao )
Vento Saudale / AB Selasa, 25 Februari 2020 | 07:44 WIB

Bogor, Beritasatu.com – Hujan yang mengguyur sejak Senin malam hingga Selasa (25/2/2020) pagi mengakibatkan ketinggian air di Sungai Cileungsi dan Cikeas melampaui batas normal. Akibatnya, beberapa wilayah di Bekasi tergenang banjir.

Berdasarkan data Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C), ketinggian air Sungai Cileungsi 125 cm (normal 100 cm) dalam status siaga IV dan Sungai Cikeas 226 cm (normal 200 cm) dengan status siaga III. Ketinggian air pada pertemuan Sungai Cileungsi dan Cikeas mencapai 590 cm (normal 350 cm) atau dalam status siaga I.

“Hujan masih terjadi dan beberapa wilayah sudah mengalami genangan air. Banjir teparah terjadi di kompeks IKIP dengan ketinggian 150 cm,” kata Ketua KP2C Puarman, Selasa (25/2/2020).

Genangan air dengan ketinggian rata-rata 30 cm hingga 50 cm juga terjadi di Perumnas 1, Grand Permata Residen, Vila Taman Kartini, Pondok Gede Permai, Perumahan Bumi Satria Kencana, Teluk Pucung, Vila Nusa Indah, dan Bekasi Jaya.

“Satu sekolah, Al Fajar di Jatiasih Bekasi sudah diliburkan,” tambah Puarman.



Sumber: BeritaSatu.com