Kepala BPBD DKI Mengundurkan Diri

Kepala BPBD DKI Mengundurkan Diri
Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran & Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta Subejo (kanan) menjadi narasumber di Seminar " Mengendalikan Risiko dan Bencana Kebakaran Dengan Pendekatan Fire Risk Management" di Kampus Pasca Sarjana UPH, The Plaza Semanggi, Jakarta, Kamis 13 Desember 2018. ( Foto: BeritaSatu Photo / Emral Firdiansyah )
Lenny Tristia Tambun / FER Rabu, 26 Februari 2020 | 19:51 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI, Subejo, memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya.

Baca Juga: BPBD DKI Terus Perbarui Disaster Warning System

Pengunduran diri Subejo, menyusul koleganya, Kelik Indriyanto, yang telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Chaidir membenarkan kabar tersebut. Disebutkannya, Subejo mengundurkan diri sebagai Kepala BPBD DKI karena ingin menjadi widyaiswara.

"Dia mundurin diri mau jadi widyaiswara. Tapi belom berhenti dari PNS DKI. Ia mengajukan pengunduran diri dari hari Senin (24/2/2020) kemarin,” Chaidir saat dihubungi wartawan, Rabu (26/2/2020).

Baca Juga: BPBD DKI Tegaskan DWS Bukan Alat Cegah Banjir

Chaidir menjelaskan, widyaiswara merupakan jabatan fungsional dalam struktur organisasi birokrasi aparatur sipil negara (ASN). Masa pensiun widyaiswara lebih panjang dibandingkan masa pensiun PNS dengan jabatan struktural. Bila masa pensiun PNS adalah 60 tahun maka widyaiswara pensiun umur 65 tahun.

"Kan dia fungsional jadi nggak ada eselon. Apalagi dia widyaiswara utama, tapi kan dia bisa usianya sampai 65 tahun pensiunnya. Jadi Pak Subejo mau jadi widyaiswara. Jadi pensiunnya 65 tahun dan umur panjang. Kan dia umurnya sekarang 59 tahun. Kalau PNS disini (BPND), dia bisa sampai 60 tahun,” terang Chaidir.

Subejo sudah mulai menjadi widyaiswara sejak Senin pekan ini. Menurut Chaidir, tunjangan kerja daerah (TKD) seorang widyaiswara lebih besar dari pejabat struktural.



Sumber: BeritaSatu.com