Warga Korban Banjir Cilincing Keluhkan Bantuan Tidak Merata

Warga Korban Banjir Cilincing Keluhkan Bantuan Tidak Merata
Pengurus Organisasi Aksi Solidaritas Kabinet Kerja (OASE Kabinet Kerja), Grace Batubara memberikan bantuan sembako dan layanan psikososial kepada lansia dan anak-anak korban banjir Cilincing di Rusun Semper Barat, Jumat (28/2/2020). ( Foto: Beritasatu Photo / Carlos Roy Fajarta Barus )
Carlos Roy Fajarta / JAS Jumat, 28 Februari 2020 | 13:35 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Puluhan korban banjir yang berkumpul di Rusunawa Semper Barat mengeluhkan masih belum meratanya bantuan dari instansi terkait saat terjadi banjir pada 24-25 Februari 2020 lalu.

Iswati (38) warga RT11/RW04 Kelurahan Semper Barat menyebutkan saat terjadinya banjir tersebut warga di permukimannya tergenang banjir sekitar setengah meter.

"Bantuannya tidak bisa terdistribusi langsung ke rumah, jadi hanya yang ada di posko pengungsian yang langsung mendapatkan bantuan. Padahal jarak rumah kita kebanjiran dengan posko tidak terlalu jauh," ujar Iswati, Jumat (28/2/2020) saat pemberian bantuan dari Kementerian Sosial (Kemsos).

Rohmah (43) RT15/RW04 Kelurahan Semper Barat yang mengungsi di RPTRA Asrama Kebersihan DKI menyebutkan akibat banjir beberapa hari lalu dirinya bersama

"Jangan sampai ada banjir lagi. Kasihan anak-anak bolak-balik ke tempat pengungsian di RW 03," ujar Rohmah.

Camat Cilincing, Muhammad Andri mengungkapkan banjir di wilayah Rorotan beberapa waktu lalu sempat membuat warga mengungsi di depo truk kontainer pihak swasta yang ada di Kampung Sepatan.

Pengurus Organisasi Aksi Solidaritas Kabinet Kerja (OASE Kabinet Kerja), Grace Batubara menyebutkan pihaknya berharap agar anggota Tagana bekerja sama dengan Dinas Sosial di daerah lebih komprehensif mendata pengungsi korban banjir agar bantuan merata.

"Tagana melalui Dinas Sosial harus selalu siap 24 jam jika ada daerah yang mengalami bencana, dan memastikan agar para korbannya benar-benar mendapatkan bantuan," ujar Grace.

Lebih lanjut ia mengungkapkan untuk bantuan korban banjir di Jakarta yang diberikan Kemsos yakni Rp 520 juta. Untuk bantuan di lokasi Semper Barat pihaknya memberikan bantuan senilai Rp 54 juta.

"Kami memberikan bantuan sembako serta layanan psikososial kepada anak-anak yang terdampak banjir dengan harapan bisa meringankan beban mereka," kata Grace.



Sumber: BeritaSatu.com