Polisi Tembak 3 Bandit Pembobol ATM di Palmerah

Polisi Tembak 3 Bandit Pembobol ATM di Palmerah
Puluhan kartu ATM berbagai bank yang dimiliki para pelaku pembobol ATM yang diamankan di Mapolres Bogor. ( Foto: Beritasatu Photo / Vento Saudale )
Bayu Marhaenjati / AMA Senin, 2 Maret 2020 | 19:47 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Aparat Polres Metro Jakarta Barat membekuk lima orang bandit yang membobol mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di kawasan Palmerah, Jakarta Barat. Tiga pelaku di antaranya terpaksa ditembak karena berupaya melakukan perlawanan ketika ditangkap.

Kapolres Metro Jakarta Barat Komisaris Besar Polisi Audie Latuheru mengatakan, lima pelaku yang ditangkap berinisial MI (21), SI (24), HF (22), RS (46), dan MN (36). Tiga nama terakhir yang merupakan residivis atau penjahat kambuhan terpaksa ditembak kakinya lantaran melakukan perlawanan saat ditangkap.

"Lima pelaku diamankan, tiga di antaranya dilakukan tindakan tegas terukur (ditembak kakinya)," ujar Audie di Jakarta, Senin (2/3/2020).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya Khadafi menuturkan, pengungkapan kasus ini bermula ketika anggota melakukan patroli cipta kondisi guna mencegah tindak kejahatan.

"Saat petugas melakukan patroli, ada tiga orang menunjukan gelagat yang mencurigakan di mesin ATM. Anggota melihat mereka sedang berusaha membobol mesin ATM," ungkapnya.

Arsya menyampaikan, anggota kemudian melakukan penangkapan. Namun, karena pelaku melakukan perlawanan petugas terpaksa memberikan tindakan tegas terukur dengan menembak kakinya.

"Tiga orang tersangka merupakan residivis. Mereka terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur di bagian kaki, karena saat ditangkap melawan. Kemudian, tersangka dibawa ke rumah sakit untuk pertolongan medis," katanya.

Menurut Arsya, penyidik kemudian melakukan pengembangan dan menangkap dua orang tersangka lain, di Bekasi dan Karawang, Jawa Barat. "Motifnya masih dalam penyelidikan," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com