Moeldoko Sebut Protokol Penanganan Corona di KRL Sudah Diterapkan

Moeldoko Sebut Protokol Penanganan Corona di KRL Sudah Diterapkan
Ilustrasi kereta rel listrik. ( Foto: Antara )
Lenny Tristia Tambun / WBP Kamis, 12 Maret 2020 | 13:36 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko yakin protokol penanganan virus corona di transportasi massal kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek telah diterapkan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI).

“Saya pikir, protokol sudah dijalankan kereta api. Saya sudah baca, itu sudah dijalankan,” kata Moeldoko di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (12/3/2020).

Ia optimistis PT KCI sudah tahu protokol pencegahan sebaran virus corona, yakni menyediakan alat pembersih bagi penumpang hingga menyemprotkan disinfektan bagi sarana kereta. “Bagaimana menyiapkan alat pembersihnya, sanitizernya, bagaimana mereka menyemprot dengan disinfentan,” ujarnya.

Baca juga: Cegah Penyebaran Virus Corona, Petugas PT KCI Periksa Acak Penumpang KRL Bogor

Tetapi sekali lagi, lanjutnya, pencegahan sebaran virus corona harus melibatkan masyarakat. Paling tidak, ada kesadaran masyarakat untuk melakukan pola hidup sehat dan bersih. “Yang paling penting, bukan hanya aturannya. Tetapi yang jauh lebih penting itu menjadi kesadaran bersama masyarakat. Sekali lagi, kesadaran kita ditingkatkan. Itu yang paling penting, kesadaran masyarakat Indonesia,” terang Moeldoko.

Baca jugaGegara Corona, Harga Rempah Naik Lima Kali Lipat

Apalagi, Badan Kesehatan Dunia (WHO) sudah menetapkan virus corona sebagai pandemi. Artinya, corona sudah menjadi persoalan global, sehingga masyarakat dan pemerintah Indonesia mempunyai tanggung jawab dan kewajiban global untuk turut mencegah sebaran virus.

“Contohnya, anjuran-anjuran bagaimana memasuki area, bagaimana sampai bersin diatur, dan seterusnya. Jangan sampai itu hanya sebuah tulisan, tapi harus menjadi komitmen bersama. Masyarakat dan pemerintah menjalankan itu semua. Kita harus seperti itu. Masyarakat juga harus mengikuti protokol dengan baik, petugas juga,” papar Moeldoko.



Sumber: BeritaSatu.com