17 Hotel di Kota Bogor Hentikan Operasional

17 Hotel di Kota Bogor Hentikan Operasional
Balai Kota Bogor merupakan salah satu bangunan cagar budaya milik Kota Bogor. ( Foto: BeritaSatu Photo / Vento Saudale )
Vento Saudale / BW Selasa, 24 Maret 2020 | 11:23 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menyebutkan, sampai saat ini sudah 17 hotel di Kota Bogor menghentikan sementara operasional dan meliburkan karyawannya. Hal itu guna mendukung langkah pemerintah untuk pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19).

"Kami dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memberikan apresiasi kepada PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) cabang Kota Bogor yang mendukung kebijakan pemerintah. Mari kita bersama-sama mencegah penyebaran virus corona," kata Dedie A Rachim kepada media melalui rekaman video, di Kota Bogor, Selasa (24/3/2020).

Dedie A Rachim menjelaskan, Pemkot Bogor sebelumnya telah menerbitkan surat edaran yakni Imbauan Wali Kota Bogor Nomor: 500/75-Hukum tentang Penghentian Sementara Kegiatan Perkantoran Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Wabah Corona Virus Disease 19 (Covid-19), pada 23 Maret 2020.

Adapun isi Imbauan Wali Kota yang ditandatangani oleh Wali Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, di Bogor, Senin (23/3) adalah:

Mengimbau kepada seluruh perusahaan di Kota Bogor untuk serius dan segera melakukan, penghentian sementara untuk seluruh kegiatan perkantoran, menutup fasilitas operasional dan melakukan kegiatan berusaha dari rumah.

Bagi perusahaan yang tidak dapat menghentikan total kegiatan perkantoran, diminta untuk mengurangi kegiatan tersebut sampai batas waktu minimal, baik jumlah karyawan, waktu kegiatan, maupun fasilitas operasional, serta mendorong sebanyak mungkin karyawan untuk bekerja di rumah.

Imbauan tersebut berlaku selama 11 hari, dari 23 Maret 2020 hingga 2 April 2020. Menurut Dedie, diterbitkannya Imbauan Wali Kota tersebut merujuk pada Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja Nomor M/3/HK.04/III/2020 tentang Perlindungan Pekerja/Buruh dan Kelangsungan Usaha dalam rangka Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19.

Langkah penghentian sementara operasional ini, menurut Dedie, tentu ada dampak positif dan negatifnya, tetapi harus dilihat dari aspek positifnya yakni sisi kemanusiaan.

"Ada dampak jangka pendek yakni bagaimana penyebaran Covid-19 dapat dapat disetop, sedangkan dampak jangka panjang, ada kesempatan lebih memantapkan usahanya," katanya.

Hotel di Bogor yang tutup sementara:

1. Aston BNR, -

2. 101, 23 Maret-

3. Mirah, 23 - 31 Maret

4. Zest, 1 April -

5. Sahira Ahmad Yani, 23 Maret -

6. Sahira Paledang, 23 Maret -

7. Onih Hotel, 23-31 Maret

8. New Ayuda Bogor, 23-31 Maret

9. Bigland Renotel, 23 Maret -

10. Permata Hotel 23 Maret -

11. Hotel Ririn, 22 Maret -

12. IPB Convention Hotel, 23 Maret -

13. Grand Savero, 24 Maret -

14. Savero Style, 24 Maret -

15. Royal Djuanda, 1 April -

16. Royal Padjajaran, 1 April -

17. Bogor Icon Hotel Convention, 24 Maret -



Sumber: BeritaSatu.com