KLB Corona, Belajar di Rumah bagi Pelajar Kota Bogor Diperpanjang

KLB Corona, Belajar di Rumah bagi Pelajar Kota Bogor Diperpanjang
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menujukan surat edaran penghentian sementara kegiatan belajar mengajar (KBM) di sela-sela acara kerja bakti pencegahan penyebaran virus corona di Stasiun Besar Bogor, Minggu, (15/3). ( Foto: Beritasatu.com / Vento Saudale )
Vento Saudale / JAS Selasa, 24 Maret 2020 | 19:55 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor secara resmi memperpanjang masa belajar di rumah bagi pelajar di Kota Bogor. Kebijakan perpanjangan masa belajar ini berlaku untuk pelajar mulai tingkat PAUD/TK hingga SMA/SMK, baik formal maupun nonformal.

Masa belajar di rumah tahap dua ini diberlakukan mulai 30 Maret 2020 hingga 11 April 2020. Surat ini ditandatangani oleh Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim.

"Iya betul, surat edaran itu betul. Masa belajar di rumah diperpanjang," kata Dedie mengonfirmasi, Selasa (24/3/2020).

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor Fahkrudin menjelaskan, kebijakan perpanjangan masa belajar di rumah untuk pelajar ini dikeluarkan setelah Pemkot Bogor menetapkan wabah virus corona sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) dan makin meningkatnya warga Kota Bogor yang terpapar virus ini.

“Pemerintah Kota Bogor mengeluarkan edaran terkait pencegahan penyebaran virus Corona di wilayahnya. Pemkot Bogor meliburkan sekolah hingga menutup tempat hiburan,” papar Fahkrudin.

Surat tersebut ditandatangani oleh Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim yang dirilis hari ini.

Pemkot Bogor menginstruksikan beberapa poin terkait pendidikan, perkantoran, hingga fasilitas umum.

"Pemerintah Kota Bogor mengimbau untuk institusi pendidikan meliburkan sekolah PAUD/TK/RA hingga tingkat SMA/SMK/MA termasuk sekolah Pendidikan Non Formal di Bogor dan diganti dengan kegiatan belajar di rumah terhitung tanggal 16 sampai 28 Maret 2020," demikian tertulis dalam edaran itu.



Sumber: BeritaSatu.com