Pemkot Bekasi Lakukan Rapid Test Covid-19 di Stadion Patriot

Pemkot Bekasi Lakukan Rapid Test Covid-19 di Stadion Patriot
Ratusan tenaga medis mengikuti rapid test Covid-19 di Stadion Patriot Cahndrabhaga, Kota Bekasi, Rabu, 25 Maret 2020. ( Foto: Suara Pembaruan/Mikael Niman )
Mikael Niman / CAH Rabu, 25 Maret 2020 | 17:55 WIB

 

Bekasi, Beritasatu.com – Pemerintah Kota (Pemkot) menepati janjinya untuk melakukan tes cepat (rapid test) virus corona (Covid-19) massal terhadap warga Kota Bekasi untuk mencegah penyebaran virus semakin meluas.

Pelaksanaan rapid test hari pertama, Rabu (25/3/2020), dilaksanakan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi Selatan, khusus untuk tenaga medis. Sebanyak 365 tenaga medis Kota Bekasi menjalani pemeriksaan darah.

“Hari ini kita ambil tes yang pertama adalah tim medis kesehatan,” ujar Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, di Stadion Patriot Chandrabhaga, Rabu (25/3/2020).

Rahmat memberi arahan secara langsung, saat pelaksanaan rapid test Covid-19. Tes darah dilakukan untuk memastikan para tenaga medis ini benar-benar negatif dari Covid-19. Para tenaga medis diberi pembekalan berupa simulasi metode rapid test yang akan diterapkan ke rumah-rumah warga.

Baca Juga: Begini Rapid Test untuk Deteksi Covid-19

Sebanyak 365 tenaga medis tersebut terdiri dari 65 analis kesehatan dan 300 petugas Puskesmas dibantu aparatur sipil negara dari 12 kecamatan se-Kota Bekasi. Nantinya, para tenaga kesehatan ini melakukan tugas secara door to door ke rumah warga yang diduga memiliki riwayat Covid-19.

“Tenaga medis ini, dipastikan kesehatannya apakah negatif atau positif, sebelum memeriksa kesehatan warga secara door to door,” katanya.

Dia menambahkan, pemeriksaan rapid test kepada warga diprioritaskah kepada warga yang sudah dinyatakan orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP).

Berdasarkan data terbaru, ODP sebanyak 180 dengan rincian, 151 orang proses pemantauan dan 29 orang selesai pemantauan. Sedangkan, PDP sebanyak 86 orang. Adapun rincianya 78 orang masih dirawat dan delapan orang pulang dan sehat. Sedangkan, 15 warga Kota Bekasi saat ini dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Baca JugaCuma 2 Kategori Ini yang Masuk Prioritas Rapid Test

“Jumlah warga yang masuk kriteria prioritas rapid test sebanyak 770 orang. Kita telah susun dan petugas datang memeriksa warga. Hasilnya, kita sampaikan setelah pemeriksaan selesai,” bebernya.

Rahmat mengatakan, hasil pemeriksaan rapid test hari ini segera diketahui paling lambat pada Kamis (26/3/2020) besok. “Apabila positif, dilakukan langkah isolasi untuk memutus penyebaran Covid-19. Mudah-mudahan besok pagi sudah selesai hasilnya,” ucapnya.

Pemkot Bekasi terus berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Barat terkait penyediaan alat rapid test. Sebanyak 2.000 alat yang tersedia ini diprioritaskan yang berinteraksi langsung dengan warga yang terjangkit Covid-19. Selanjutnya, akan dilakukan pemeriksaan kepada pejabat pemerintahan daerah yang kerap berinteraksi langsung dengan warga yang terduga terjangkit virus, anggota TNI-Polri serta para pemuka agama di Kota Bekasi.

Baca Juga: Pemerintah Berencana Rapid Test Bisa Datang ke Rumah

“Masyarakat yang prioritas ini, diduga terpapar virus. Selanjutnya, pemeriksaan dilakukan kepada unsur lainnya. Ini sampling dan gunanya juga sebagai pemetaan penyebaran Covid-19,” ucapnya.

Pemkot Bekasi telah menyiapkan sejumlah skenario apabila terjadi kejadian luar biasa yang disebabkan banyaknya warga yang diisolasi karena terpapar virus Covid-19.

“Di RSUD kita sediakan 3 lantai khusus sebanyak 50 tempat tidur, ditambah sarana di delapan RS Swasta, RS Tipe D Pemkot Bekasi dan jika perlu kita buat di Asrama Haji, Islamic Center ataupun di dalam Stadion Patriot Candrabhaga (dijadikan tempat rawat pasien,” pungkasnya. 

 



Sumber: BeritaSatu.com