Penderita Positif Corona di Depok 20 Orang

Penderita Positif Corona di Depok 20 Orang
Wali Kota Depok Mohammad Idris (tengah) saat menggelar konferensi pers didampingi Dandim 0508 Kolonel Infanteri Agus Isrok Mikroj di Aula Lantai I Balai Kota Depok, Jawa Barat, Senin, 16 Maret 2020. ( Foto: Suara Pembaruan/Bhakti Hariani )
Bhakti Hariani / CAH Kamis, 26 Maret 2020 | 20:48 WIB

 

Depok, Beritasatu.com -  Data terbaru penderita corona di Kota Depok, Kamis (26/3/2020) tercatat sebanyak 20 orang positif. Sedangkan empat orang sembuh dan satu orang meninggal dunia. Sedangkan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 175 orang, selesai 13 orang dan masih dalam pengawasan 162 orang.

"Untuk orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 649 orang, selesai 187 orang dan masih dalam pemantauan
462 orang," ujar Wali Kota Depok Mohammad Idris.

Lebih lanjut Mohammad Idris mengatakan rapid test di puskesmas telah dilaksanakan mulai Kamis (26/3/2020). Puskesmas yang hari ini mulai melakukan rapid test adalah Puskesmas Limo.

Sedangkan rapid test di puskesmas lainnya akan dilaksanakan Jumat (27/3/2020) serentak di 11 puskesmas, meliputi Puskesmas Depok Jaya, Beji, Abadi Jaya, Cilodong, Sukatani, Cinere, Pengasinan, Cipayung, Duren Seribu, Tugu dan Limo.

Rapid test, kata Dadang, diperuntukkan bagi PDP yang isolasi mandiri, ODP dan tenaga kesehatan yang kontak erat
dengan pasien positif yang tidak dilengkapi dengan Alat Perlengkan Diri (APD) lengkap.

"Teknisnya PDP dan ODP diundang atau diberitahukan oleh petugas puskesmas," kata Idris di Depok, Jawa Barat, Kamis (26/3/2020).

Gugus Tugas Pemkot Depok juga akan memberikan bantuan logistik bagi mereka yang isolasi mandiri, untuk yang terkonfirmasi positif ringan, PDP dan ODP. Logistik tersebut dalam bentuk paket sembako akan diberikan selama empat belas (14) hari, dikirim oleh Petugas Gugus Tugas bekerjasama dengan Lurah/RT/RW setempat atau



Sumber: BeritaSatu.com