Anies Baswedan Perpanjang Status Tanggap Darurat di Jakarta

Anies Baswedan Perpanjang Status Tanggap Darurat di Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat ikut telekonferensi dengan anggota C40 Cities dari Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (27/3/2020) malam. ( Foto: istimewa )
/ CAH Sabtu, 28 Maret 2020 | 17:18 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Status tanggap darurat di ibu kota DKI Jakarta terkait virus corona diperpanjang hingga 19 April 2020. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyampaikan dengan ini pembatasan tetap berjalan.

"Pembatasan tetap berjalan, karena itu status tanggap darurat diperpanjang dimana semula sampai 5 April menjadi 19 April," kata dia saat saat jumpa pers di Jakarta, Sabtu (28/3/2020).

Artinya, kata dia, kegiatan bekerja dari rumah untuk jajaran pemerintahan, Polda dan Kodam dan sipil akan tetap bekerja di rumah.

Baca jugaAnies Minta RT/RW Sosialisasi Covid-19 kepada Kelompok Rentan

Selain itu, Anies mengatakan penutupan tempat-tempat wisata di ibu kota juga akan diperpanjang termasuk kegiatan belajar mengajar.

"Semuanya mengikuti status tanggap darurat yang diperpanjang sampai 19 April 2020," kata dia.

Baca jugaDPRD DKI: Jakarta Lockdown 14 Hari Butuh Rp 5 Triliun

Anies mengimbau seluruh warga yang berdomisili di daerah itu agar tetap tinggal di rumah guna mencegah penularan virus corona penyebab corona.

"Kita imbau kepada warga untuk tetap tinggal di rumah jangan berpergian kecuali untuk kegiatan yang esensial terkait kebutuhan pokok dan kesehatan," imbau Anies.

Selain dua kegiatan tersebut, mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu meminta masyarakat agar tetap tinggal di rumah.



Sumber: ANTARA