Jalan Pantura Bekasi Disemprot 12.000 Liter Disinfektan

Jalan Pantura Bekasi Disemprot 12.000 Liter Disinfektan
Personel Polrestro Bekasi, Damkar Kabupaten Bekasi, PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi serta TNI melakukan penyemprotan disinfektan di Jalan Pantura, Kabupaten Bekasi, Selasa, 31 Maret 2020. ( Foto: Suara Pembaruan/Mikael Niman )
Mikael Niman / CAH Selasa, 31 Maret 2020 | 16:40 WIB

Bekasi, Beritasatu.com - Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama dengan Polrestro Bekasi melakukan penyemprotan di Jalan Pantura dan Jalan Inspeksi Kalimalang serta ruas jalan Kabupaten Bekasi lainnya. Total jalan sepanjang 62 kilometer yang dilakukan penyemprotan dengan menggunakan 12.000 liter disinfektan.

‎"Penyemprotan dilakukan di ruas Jalan Pantura serta Jalan Inspeksi Kalimalang sepanjang 31 km, pulang-pergi," ujar Kapolrestro Bekasi, Kombes Pol Hendra Gunawan, Selasa (31/3/2020).

Dia menjelaskan, penyemprotan disinfektan dilakukan mulai dari perbatasan Kota Bekasi (Tambun Selatan) hingga perbatasan Kabupaten Karawang (Kedungwaringin). Pemkab Bekasi dan Kepolisian mengerahkan sebanyak 15 armada kendaraan penyemprotan seperti "water cannon" Polrestro Bekasi, armada Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bekasi dan juga armada milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasasi Bekasi.

Baca Juga: Pemkot Larang Warga Terindikasi Virus Corona Dirujuk ke RS Luar Kota Bekasi

"Penyemprotan dilakukan serentak dengan empat rute seperti Pantura, Kalimalang dan beberapa ruas jalan kabupaten," tuturnya.

Selain ruas jalan, juga dilakukan penyemprotan di tempat yang dijadikan titik kumpul atau konsentrasi massa seperti stasiun, terminal dan pasar di Kabupaten Bekasi.

"Kita melakukan penyemprotan atas dasar Instruksi Bupati yaitu di seluruh kecamatan, kelurahan hingga tingkat RT melakukan penyemprotan, baik secara mandiri oleh keluarga masing-masing maupun yang dikoordinir oleh RT dan RW menggunakan alat penyemprotan khusus‎," tuturnya.

Baca JugaHati-hati Gunakan Disinfektan di Tengah Wabah Virus Corona

Saat ini, kata Hendra, diharapkan wilayah Kabupaten Bekasi menjadi semakin steril dari penyebaran virus corona (Covid-19).

"Kita juga membuat bersih masyarakat dengan konsep kranisasi yakni penyediaan kran-kran air, atau alat kebersihan tubuh dan tangan bagi masyarakat di beberapa area perumahan warga dan pasar tradisional," katanya.

Sebanyak 4-5 kran di beberapa titik di wilayah permukiman warga dan pasar ditempatkan kran air bersih sebagai tempat cuci tangan. ‎"PDAM Tirta Bhagasai akan menyediakan instalasi pipa air untuk kran tersebut," imbuhnya.

Meski begitu, jajaran Polrestro Bekasi tak henti-hentinya mengimbau kepada masyarakat untuk mengisolasi diri di rumah masing-masing, baik yang sudah berstatus orang dalam pemantauan (ODP) maupun yang masih sehat.

Di wilayah hukum Polrestro Bekasi, tidak ada imbauan untuk menutup pasar karena merupakan tempat kebutuhan pangan masyarakat.



Sumber: BeritaSatu.com