Pemprov DKI Mulai Distribusikan Sembako

Pemprov DKI Mulai Distribusikan Sembako
Kegiatan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap III di Petamburan, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta, Rabu (23/8/2017). BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal ( Foto: Berita Satu photo / Mohammad Defrizal )
Yustinus Paat / BW Kamis, 9 April 2020 | 11:43 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta mulai mendistribusikan bantuan sosial (bansos) dalam periode penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) hari ini, Kamis (9/4/2020) di Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara.

Distribusi dilakukan setelah mendata kelurahan di seluruh DKI Jakarta dengan metode pengantaran hingga ke pintu rumah.

Bantuan yang diberikan berupa paket komoditas bahan pangan pokok, masker kain, dan sabun. Paket disiapkan oleh Perumda Pasar Jaya dengan pengemasan yang rapat untuk menjaga agar barang tetap higienis.

Kepala Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, Irmansyah menyampaikan, dalam proses pendistribusian, pihaknya bekerja sama dengan TNI dan Polri, serta tetap menerapkan prinsip physical distancing.

"Masyarakat tidak perlu berkumpul untuk mendapatkan bansos, kami yang akan datang door to door agar tidak menimbulkan kerumunan yang berpotensi menyebabkan penularan Covid-19 lebih luas lagi," ujar Irmansyah dalam keterangannya, Kamis (9/4/2020).

Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara, kata Irmansyah, menjadi kelurahan pertama yang akan menerima bantuan sosial. Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Kelurahan Penjaringan merupakan salah satu wilayah yang memiliki angka akumulasi ODP dan PDP dengan jumlah banyak.

"Pemilihan kelurahan prioritas juga mempertimbangkan Peraturan Gubernur Nomor 90 Tahun 2018 tentang Peningkatan Kualitas Pemukiman Dalam Rangka Penataan Kawaaan Permukiman Terpadu. Dalam Pergub tersebut menyatakan bahwa Kelurahan Penjaringan termasuk dalam kawasan permukiman yang perlu ditata dengan mempertimbangan aspek penataan fisik lingkungan, pemberdayaan sosial dan budaya, serta kondisi ekonomi masyarakat," terang Irmansyah.

Lebih lanjut Irmansyah menjelaskan, distribusi bansos akan dilakukan melalui dua tahap, yakni tahap pertama, 9-18 April 2020 dan tahap kedua 19-23 April 2020.

"Tahap pertama dilakukan mulai 9-18 April 2020 dengan target penerima 1,2 juta keluarga untuk masyarakat kurang mampu dan rentan, yang terdampak Covid-19. Periode selanjutnya akan dilaksanakan 19 hingga 23 April bagi masyarakat miskin dan rentan yang belum terdaftar," jelas Irmansyah.

Irmansyah mengatakan, mekanisme pelaksanaan distribusi bansos tahap dua bagi masyarakat miskin dan rentan terdampak Covid-19 yang belum terdaftar adalah dengan mengisi form yang telah disiapkan, untuk diberikan ke RW, dan akan diteruskan ke kelurahan.

"Data tersebut nantinya akan diverifikasi untuk penentuan jadwal dan lokasi distribusi," pungkas dia.



Sumber: BeritaSatu.com