Mentan Luncurkan Pasar Mitra Tani di Bekasi

Mentan Luncurkan Pasar Mitra Tani di Bekasi
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (kiri) bersama pemilik Toko Daging Nusantara Diana Dewi (baju merah) dan Kepala Badan Ketahanan Pangan Agung Hendriadi (kanan) meluncurkan Pasar Mitra Tani di Kota Bekasi, Sabtu, 11 April 2020. (Foto: Beritasatu Photo / Mikael Niman)
Mikael Niman / JAS Sabtu, 11 April 2020 | 20:29 WIB

Bekasi, Beritasatu.com – Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian meluncurkan Pasar Mitra Tani di Toko Daging Nusantara, Jalan Raya Kranggan Nomor 45, Kelurahan Jatiraden, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi.

Dengan adanya Pasar Mitra Tani ini dapat memudahkan distribusi pangan hingga mendekatkan bahan pangan kepada masyarakat yang ada di Kota Bekasi dan sekitarnya. Terlebih lagi, di masa pandemi Covid-19 hingga menjelang Ramadan dan Idulfitri 2020, Badan Ketahanan Pangan menjamin ketersediaan bahan pokok dengan harga normal. Selain itu, Pasar Mitra Tani ini sebagai bentuk kehadiran negara untuk mengendalikan harga pangan menjelang hari raya.

“Negara hadir membantu rakyatnya sesuai dengan fungsi kementerian yang ada. Saat ini yang diresahkan Presiden Joko Widodo adalah neraca bagus tetapi harga (pangan) menjadi persoalan di tengah masyarakat,” ujar Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, usai peluncuran Pasar Mitra Tani di Toko Daging Nusantara Bekasi, Sabtu (11/4/2020).

Menurutnya, persoalan harga pangan sangat dipengaruhi oleh ketersediaan dan daya beli. “Persoalan harga itu adalah persoalan suplay and demand (pasokan dan permintaan), ketersediaan dan daya beli. Oleh karena itu, dengan tugas Kementerian Pertanian, Badan Ketahanan Pangan, memberi tugas maksimal untuk mendekatkan segala komoditas pertanian, khususnya 11 komoditi yang ada, ke pasar yang ada. Dengan demikian, ketersediaan pangan cukup maupun harganya bisa dikendalikan,” ujar Mentan.

Oleh karena itu, kehadiran mitra kerja seperti PT Suri Nusantara Jaya ini yang bekerja sama dengan Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, maka pasar tani atau toko tani yang tadinya hanya di beberapa tempat sekarang sudah diperluas.

“Ini juga sesuai petunjuk dari Bapak Presiden (Jokowi) agar semaksimal mungkin apa yang mampu dilakukan, akan kami lakukan,” papar Mentan lagi.

Selain memperluas Pasar Mitra Tani, langkah strategis distribusi pangan yang dilakukan Kementerian Pertanian adalah mendekatkan produsen pangan ke daerah-daerah yang mengalami kekurangan pasokan.

Mentan Syahrul Yasin Limpo juga mengungkapkan bahwa ketersediaan pasokan membutuhkan kerja sama dengan semua pihak sehingga harga-harga berjalan normal dan masyarakat tenang menghadapi situasi pandemi Covid-19 ini.

Sementara itu, Kepala Badan Ketahanan Pangan, Agung Hendriadi, menambahkan Pasar Mitra Tani akan terus diperluas agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan dengan tenang.

“Salah satu tugas kita, memperlancar distribusi pangan masyarakat. Oleh karena itu, kita menjalin kerja sama dengan PT Suri Nusantara Jaya ini,” ujar Agung Hendriadi.

Dia melanjutkan, kondisi pandemi Covid-19 sekarang ini masyarakat tetap bisa mendapat pangan yang murah. “Masyarakat juga bisa memesan secara online sehingga tidak perlu keluar rumah untuk mendapat bahan pangan,” ungkapnya.

Pemilik Toko Daging Nusantara, Diana Dewi, mengungkapkan kesiapannya dalam bekerja sama dengan Kementerian Pertanian dan menyediakan kebutuhan pangan sehari-hari. “Kami mengharapkan, bisa membantu masyarakat mendapat harga yang terjangkau untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari,” ujar Diana Dewi.

Diana juga mengungkapkan, saat ini di Toko Daging Nusantara, antusiasme pembeli sudah meningkat tiga kali lipat dari hari biasa.

Pasar Mitra Tani Bekasi berada di dalam Toko Daging Nusantara milik PT Suri Nusantara Jaya, melayani penjualan komoditas pangan strategis antara lain beras, bawang merah, bawang putih, cabai rawit, gula, telor, minyak goreng, daging, olahan daging (sosis, bakso, nugget) dan sebagainya. 



Sumber: BeritaSatu.com