Polisi Bekuk 2 Garong Spesialis Bobol Mini Market

Polisi Bekuk 2 Garong Spesialis Bobol Mini Market
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus. (Foto: Antara / Fianda Rassat)
Bayu Marhaenjati / CAH Senin, 20 April 2020 | 18:48 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, membekuk dua bandit spesialis kasus pembobolan mini market yang kerap bermain di Jakarta dan Jawa Barat. Sementara, tiga pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

"Dua tersangka berhasil diamankankan, pelaku semuanya ada lima, tapi yang berhasil diamankan pertama inisial HSS, perannya yang merusak pintu dan mengambil barang. Kemudian, SN ini sama yang masuk ke dalam," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, Senin (20/4/2020).

Baca Juga: Polisi Bakal Tindak Tegas Pelaku Kejahatan di Masa Pandemi Covid-19

Dikatakan Yusri, tiga orang pelaku lainnya masih buron, berinisial PR berperan memantau lingkungan, kemudian I tugasnya juga mengintai lingkungan, dan S yang menyiapkan segala barang yang dibutuhkan untuk melancarkan aksi pencurian serta penadah.

"Pengakuan awal dari dua pelaku yang diamankan, ini para pelaku lintas provinsi khususnya Jawa Barat dan DKI. Dia sudah melakukan, pengakuan awal 11 kali. Tujuh kali di Jakarta, satu Cirebon, satu Karawang, satu Bandung, dan satu Bogor," ungkapnya.

Yusri menyampaikan, para pelaku memanfaatkan situasi sepi akibat pandemi Covid-19 untuk melancarkan aksi kejahatannya. Awalnya para pelaku berkumpul dan merencanakan aksi, selanjutnya melakukan pemantauan.

Baca JugaTepergok, Perampok Minimarket Tewas Ditembak Polisi

"Pada tanggal 29 Maret lalu, mereka memantau TKP (Alfamart Kelapa Gading), dari jam 12 malam dicek masih ada orang, kemudian jam 1 malam masih banyak yang nongkrong, sehingga diundur waktunya tepat jam 3 pagi mereka melihat sudah kosong. Kemudian, mereka bagi peran masing-masing, dua orang masuk ke dalam dengan cara membongkar pintu, dan ada yang memantau di luar. Setelah menggasak semua barang, mereka melarikan diri," katanya.

Yusri menuturkan, setelah menerima laporan, polisi bergerak melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap HSS dan SN.

"Jadi ini bukan ditangkap di tempat. Tim melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap dua pelaku ini. Tiga orang pelaku masih DPO, masih dalam pengejaran," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com