APBD DKI Diproyeksikan Turun 46,35% Akibat Covid-19, Begini Perinciannya

APBD DKI Diproyeksikan Turun 46,35% Akibat Covid-19, Begini Perinciannya
Suasana Rapat Pembahasan Banggar di gedung DPRD DKI, Jakarta, Senin (9/12/2019). (Foto: Beritasatu.com / Lenny Tristia Tambun)
Yustinus Paat / BW Selasa, 5 Mei 2020 | 22:13 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2020 diprediksi turun 46,35% dari yang sudah ditetapkan. Penurunan itu akibat pandemi virus corona atau Covid-19.

Hal ini berdasarkan rasionalisasi yang dilakukan Pemprov DKI terhadap sejumlah pos anggaran sebagai dampak dari Covid-19.

“Kita tadi rapat terkait penyesuaian APBD 2020, yang intinya, pemprov mengusulkan rasionalisasi APBD 2020 hingga 53,65%. Jadi, APBD DKI 2020 turun sebesar 46,35 persen jika Covid-19 hingga Desember 2020,” ujar Ketua Komisi A DPRD DKI Mujiyono seusai rapat pimpinan gabungan Provinsi DKI di Ruang Rapat Paripurna, Jakarta, Selasa (5/5/2020).

Total APBD DKI Jakara Tahun 2020 yang ditetapkan sebesar Rp 87,9 triliun. Angka ini diprediksikan turun menjadi Rp 47,1 triliun sebagai dampak Covid-19 jika kasus ini berlangsung sampai Desember 2020.

“Angka ini termasuk angka optimistik, bisa bertambah atau berkurang tergantung situasi perkembangan Covid-19,” tandas Mujiyono.

Berdasarkan data yang diterima Beritasatu.com, begini perincian rasionalisasi APBD DKI 2020:

1. Rasionalisasi Pendapatan dan Penerimaan Pembiayaan
A. Pendapatan Daerah:
- Anggaran: Rp 82,196 triliun
- Realisasi sampai dengan April: Rp 11,660 triliun
- Proyeksi April hingga Desember: Rp 34,037 triliun
- Proyeksi 2020: 45,745 triliun

B. Penerimaan Pembiayaan
- Anggaran: Rp 5,76 triliun
- Total proyeksi 2020: Rp 1,442 triliun

Total APBD 2020:
- Anggaran: Rp 87,956 triliun
- Total proyeksi 2020: Rp 47,187 triliun (53,65 persen)

2. Rasionalisasi Belanja
1. Belanja Tidak Langsung (BTL)
- Anggaran: Rp 37,383 triliun
- Proyeksi 2020: Rp 31,077 triliun

2. Belanja Langsung
- Anggaran: Rp 44,935 triliun
- Proyeksi: Rp 13,380 triliun

3. Pembiayaan
- Anggaran: Rp 5,638 triliun
- Proyeksi: Rp 2,73 triliun

Total APBD 2020:
- Anggaran: Rp 87,956 triliun
- Total Proyeksi 2020: Rp 47,187 triliun (53,65 persen)

 



Sumber: BeritaSatu.com