Pemkot Bogor Ajukan Perpanjangan PSBB Bodebek Hingga Usai Lebaran

Pemkot Bogor Ajukan Perpanjangan PSBB Bodebek Hingga Usai Lebaran
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat memimpin rapat terbata lintas instasi Pemerintahan Kota Bogor di Crisis Center Covid-19 Kota Bogor, Minggu (12/4/2020). (Foto: Berita Satu / Vento Saudale)
Vendo Saudale / CAH Senin, 11 Mei 2020 | 16:18 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) mengusulkan masa pembatasan Sosial berskala besar (PSBB) Bogor, Bekasi, dan Depok (Bodebek) diperpanjang hingga Selasa, 26 Mei 2020 atau setelah Lebaran.

Wakil Wali Kota Dedie A Rachim menuturkan, usulan itu disepakati dalam rapat lintas instansi (Fokopinda) yang digelar di Balai Kota Bogor, Senin (11/5/2020). Keputusan itu pun akan diusulkan kepada Jawa Barat dan empat kepala daerah lain kabupaten Bogor, Kota Depok, dan kota/kabupaten Bekasi.

Baca Juga: 5 Kepala Daerah Sepakat Penumpang KRL Tunjukkan Surat Tugas

"Baru diputuskan Forkopinda diajukan ke Gubernur Jawa Barat diperpanjang hingga 26 Mei 2020," Dedie mengkonfirmasi, Senin (11/5/2020).

Kata Dedie, Sesuai dengan status Bencana Nasional Covid-19 yang ditetapkan sampai 29 Mei 2020 maka patokan pemkot adalah keputusan dari Pemerintah Pusat. Dengan demikian semua sektor yg tidak dikecualikan harus menyesuaikan.

Baca JugaPSBB, Pemerintah Daerah Siapkan Aturan Pergerakan Orang di Jabodetabek

"Kita menahan diri sampai situasi benar-benar aman. Sebagaimana keputusan batas waktu penetapan status bencana Nasional di akhir Mei yang tinggal hitungan 18 hari dari sekarang harusnya bisa memutus penyebaran virus," tambah Dedie.



Sumber: BeritaSatu.com