Gubernur Banten Kecewa kepada Operator Bandara Soetta

Gubernur Banten Kecewa kepada Operator Bandara Soetta
Situasi Bandara Soekarno-Hatta setelah pemberlakuan kebijakan baru untuk mencegah penumpukan penumpang. (Foto: Beritasatu Photo / Chairul Fikri)
Chairul Fikri / JAS Jumat, 15 Mei 2020 | 20:13 WIB

Tangerang, Beritasatu.com - Gubernur Banten, Wahidin Halim mengaku kesal sekaligus kecewa atas terjadinya penumpukan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) pada Kamis (14/5/2020). Oleh sebab itu, Wahidin siap memanggil PT Angkasa Pura II selaku operator karena dianggap tidak menjalankan protokol kesehatan dan melakukan pelanggaran di masa PSBB yang diterapkan di wilayah Tangerang Raya. 

"Saya pastinya sangat kecewa dengan penumpukan penumpang di Bandara Soetta yang tidak memberlakukan phsycal distancingpadahal saat ini di wilayah Tangerang Raya sedang ada PSBB fase kedua. Jelas ini pelanggaran. Padahal harusnya Bandara Soetta sebagai ranah publik dapat dijadikan contoh bagi masyarakat di Banten," ungkap Gubernur Banten dalam keterangan pers yang disampaikan kepada media, Jumat (15/5/2020).

"Namun yang terjadi malah melakukan pelanggaran PSBB. Kita siap memproses dan menginvestigasi sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang ada," papar Wahidin Halim lagi.

Ditambahkannya, dirinya sebagai orang nomor satu di Wilayah Banten sangat kecewa dengan PT Angkasa Pura II yang bertindak selaku operator Bandara Soetta karena dianggap tidak mempersiapkan diri sebelum kasus itu terjadi.

"Saya menyesalkan manajemen Angkasa Pura II kurang dan tidak tanggap dengan situasi ini dan tidak memperhatikan protokol kesehatan. Harusnya ini sudah diprediksi oleh mereka sehingga mereka siap kalau ada lonjakan penumpang seperti kemarin," Wahidin Halim menambahkan.

"Oleh karena itu secara khusus, kami mengingatkan manajemen Angkasa Pura II yang mengelola bandara, harus tetap memperhatikan berbagai aturan yang telah dikeluarkan pemerintah selama pandemi. Biar bagaimanapun area Bandara Soekarno Hatta itu ada di wilayah Banten, sehingga seharusnya pemangku kebijakan Bandara mengikuti aturan PSBB yang diberlakukan di sini," tandasnya.

Berdasarkan pantauan, hari ini dibandara Soetta, meski ada lonjakan penumpang, namun telah menjalankan protokol kesehatan. PT Angkasa Pura II mulai hari ini mengeluarkan kebijakan baru untuk memastikan kelancaran dan menjaga jarak fisik atau physical distancing bagi calon penumpang.



Sumber: BeritaSatu.com