Polisi Cek CCTV untuk Ungkap Pelaku Pemberi Kotak Sepatu Berisi Jasad Bayi

Polisi Cek CCTV untuk Ungkap Pelaku Pemberi Kotak Sepatu Berisi Jasad Bayi
Kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV). (Foto: Antara / Aditya Pradana Putra)
Bayu Marhaenjati / AMA Senin, 18 Mei 2020 | 18:57 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur, terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap dua pengendara sepeda motor yang memberikan kardus sepatu berisi jasad bayi laki-laki kepada saksi FL, ketika menepi di Terowongan Ceger, Jalan Raya Hankam, Ceger, Cipayung, Jakarta Timur. Penyidik telah memeriksa saksi dan rekaman kamera pengawas alias CCTV.

"CCTV kita ambil dari jalur lintasan, sedang kita analisa," ujar Wakapolres Metro Jakarta Timur AKBP Stefanus Tamuntuan, Senin (18/5/2020).

Dikatakan Stefanus, penyidik juga menelusuri ciri-ciri pelaku melalui keterangan saksi FL. "Ciri-ciri pelaku kami gambarkan berdasarkan keterangan saksi," ungkapnya.

Penyidik, kata dia, akan terus melakukan penyelidikan dan memburu pelaku. "Iya pasti kita kejar pelaku, kita akan tangkap," katanya.

Pengendara sepeda motor berinisial FL sangat terkejut dan tidak pernah mengira kalau ada orang yang memberikan kardus sepatu berisi jasad bayi laki-laki ketika menepi, di Terowongan Ceger, Jalan Raya Hankam, Ceger, Cipayung, Jakarta Timur, sekitar pukul 22.45 WIB, Jumat (15/5/2020).

Penemuan jasad bayi itu bermula ketika saksi FL, seorang perempuan, menepikan sepeda motornya karena mau menggunakan headset, di bawah Terowongan Ceger. Tiba-tiba dia dihampiri pengedara sepeda motor dengan pelat nomor tidak diketahui, berboncengan dan keduanya mengenakan masker.

Pengendara motor itu kemudian memberikan kardus sepatu merek Vans, dibungkus plastik merah sambil berkata, "Mbak ini sepatu." Setelah kardus sepatu diterima saksi, kedua pelaku langsung tancap gas ke arah Jalan Raya Hankam.

Saksi yang merasa curiga ada bau busuk dan obat, kemudian membuka bungkusan sepatu itu. Ketika dibuka, kardus itu berisi bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia.

Lalu saksi membawa pulang kardus berisi jasad bayi itu dan memberitahukan ibunya. Sejurus kemudian, penemuan jasad bayi itu dilaporkan ke Ketua RT setempat dan dilanjutkan ke Polsek Cipayung. Jenasah bayi malang itu sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polri Raden Said Sukanto, Kramat Jati Jakarta Timur, untuk dilakukan autopsi.



Sumber: BeritaSatu.com