Banjir, Warga Balekambang Jakarta Timur yang Mengungsi Tetap Jaga Jarak

Banjir, Warga Balekambang Jakarta Timur yang Mengungsi Tetap Jaga Jarak
Ilustrasi banjir. (Foto: Antara / Asprilla Dwi Adha)
/ AB Selasa, 19 Mei 2020 | 07:53 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sebanyak 128 warga Kelurahan Balekambang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, mengungsi akibat banjir, Selasa (19/5/2020). Meski berada di lokasi pengungsian, warga tetap menjaga jarak sesuai ketentuan dalam pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Tempat pengungsian kita bagi beberapa lokasi agar mereka bisa saling menjaga jarak dan tidak terlalu penuh," kata Camat Kramat Jati, Eka Darmawan melalui sambungan telepon di Jakarta.

Saat ini pengungsi dibagi dalam tiga lokasi penampungan yang berada di Masjid Darussalam, Posko RW05, dan rumah warga.

Eka mengatakan pihak kelurahan setempat telah diarahkan untuk selalu menerapkan ketentuan menjaga jarak di antara pengungsi untuk mengantisipasi penularan Covid-19.

Sebanyak 128 pengungsi daru 38 keluarga yang berada di tiga lokasi pengungsian diimbau untuk menjaga jarak aman minimal satu meter serta menggunakan masker.

Eka menambahkan pihaknya juga telah berkoordinasi dengan dapur umum Suku Dinas Sosial Jakarta Timur untuk memasok makanan.

Ketinggian banjir yang melanda Kelurahan Balekambang mencapai 40-100 sentimeter. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI menyebutkan banjir terjadi akibat luapan Sungai Ciliwung sejak pukul 03.00 WIB.



Sumber: ANTARA