3.000 Rumah di Bogor Sempat Terendam Banjir

3.000 Rumah di Bogor Sempat Terendam Banjir
Banjir di Perumahan Vila Nusa Indah 3, Kabupaten Bogor, akibat meluapnya Sungai Cikeas, Jumat 26 April 2019 siang. (Foto: BeritaSatu Photo / Mikael Niman)
Vento Saudale / AMA Selasa, 19 Mei 2020 | 13:33 WIB

Bogor, Beritasatu.com – Hujan derasa yang mengguyur Bogor dan sekitarnya pada Senin (18/5/2020) menyebabkan banjir dan merendam ribuan rumah warga di Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor.

Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi – Cikeas (KP2C), Puarman dalam keterangannya Selasa (19/5/2020) menuturkan, banjir akibat hujan yang mengguyur sejak Senin (18/5/2020) sore, hingga Selasa (19/5/2020) malam itu, mengakibatkan meluapnya air Sungai Cileungsi dan Cikeas.

“Banjir merendam 15 wilayah RW di sana. Total warga terdampak sebanyak 3.270 Kepala Keluarga (KK). Ketinggian air sekitar 30 hinga 120 sentimeter,” kata Puarman.

Sekitar pukul 05.00 Selasa (19/5/2020) pagi, kata dia, air sudah surut. Rata-rata ketinggian air yang masuk ke dalam rumah setinggi 30 sentimeter dan untuk akses jalan atau di luar rumah setinggi 120 sentimeter.

“Saat ini warga dibantu aparat sudah melakukan pembersihan area terdampak banjir. Kami juga sudah melaporkan hal ini kepada Bupati untuk segera ditindaklanjuti,” papar Puarman.

Untuk kondisi tinggi muka air (TMA) Selasa pagi, ketinggian air di Sungai Cileungsi dan Cikeas sudah dalam keadaan normal. TMA di hulu Cileungsi 60 sentimeter dan hulu Cikeas 170 sentimeter, sementara TMA di pertemuan dua aliran itu terpantau 400 sentimeter.



Sumber: BeritaSatu.com