Pemkot Bogor Larang Kegiatan Takbir Keliling

Pemkot Bogor Larang Kegiatan Takbir Keliling
Sejumlah warga dengan membawa obor, siap untuk takbir keliling menyambut Idul Fitri 1436 Hijriah (Foto: TMC Polda Metro Jaya)
Vento Saudale / CAH Jumat, 22 Mei 2020 | 15:51 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memastikan tidak ada kegiatan malam takbir keliling. Pemerintah mengimbau agar malam takbir dilakukan di masjid atau masala dengan penerapan protokol kesehatan.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menuturkan, imbauan itu merupakan keputusan bersama Forkominda, MUI, Dewan Masjid, dan Kemag Kota Bogor. Keputusan bersama itu ditandatangani pada 19 Mei 2020.

Baca Juga: Idulfitri di Tengah Covid-19, Menag Imbau Tidak Ada Takbir Keliling

"Kami sepakat, tidak melakukan takbir di jalan raya atau takbir berjalan keliling, dan mengumpulkan masa, kata Dedie, Jumat (22/5/2020).

Kata dia, mengumandangkan takbir dapat dilakukan di rumah masing-masing. Dapat juga dilakukan di masjid atau musala oleh pengurus takmir dengan menerapkan protokol atau melalui media elektronik dan media digital lainnya.

Baca JugaSeluruh Wilayah Zona Merah, Pemkot Bogor Pastikan Tidak Ada Salat Ied Berjamaah

"Untuk mengawasi itu, seluruh petugas akan penuh menerapkan di 11 poin chek PSBB, tambah Dedie.

Pemkot Bogor juga memastikan tidak ada salat Ied atau Idul Fitri di masjid dan lapangan yang digelar berjamaah. Dedie menyebut ditiadakannya salat Idulfitri di kota Bogor karena bahwa hampir semua kelurahan di Kota Bogor terindikasi kasus Covid-19.

“Bogor ini seluruh kelurahan sudah ada ODP-nya, PDP-nya, jadi berada di dalam kawasan potensi penyebarannya tinggi,” ujarnya.

Oleh karena itu, Pemkot Bogor sepakat dan berpedoman pada Fatwa MUl dan Gubernur Jawa Barat terkait aturan salat Idul Fitri saat pandemi wabah Covid-19.



Sumber: BeritaSatu.com