Pesan Anies Jelang Idulfitri: Tetaplah di Rumah Jelang, Saat, dan Sesudah Lebaran

Pesan Anies Jelang Idulfitri: Tetaplah di Rumah Jelang, Saat, dan Sesudah Lebaran
Anies Baswedan. ( Foto: Suara Pembaruan / Joanito De Saojoao )
Yustinus Paat / CAH Jumat, 22 Mei 2020 | 19:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan sejumlah pesan kepada umat muslim DKI Jakarta yang sebentar lagi merayakan hari Raya Idulfitri 1441 Hijriyah. Pesan-pesan tersebut, kata Anies senada dengan apa yang sudah diimbau oleh pengurus MUI dan DMI DKI Jakarta.

"Pertama, tetaplah berada di rumah, pada hari menjelang lebaran, saat lebaran, dan di hari-hari sesudah lebaran. Artinya jangan sampai kita melonggarakan diri, melupakan kedisiplinan yang sudah kita jaga selama 2 bulan supaya kita tidak harus kembali ke situasi di bulan Maret," ujar Anies saat konferensi pers di Balai Kota, Jakarta, Jumat (22/5/2020).

Baca JugaPengurangan PSBB di Jakarta Harus Bertahap

Kedua, kata Anies, umat muslim di DKI Jakarta harus menaati seruan dari MUI dan DMI DKI Jakarta dalam kaitan menjalankan hari raya Idulfitri. Pasalnya, DKI Jakarta secara kesatuan termasuk dengan daerah sekitarnya masih menjadi episenter penyebaran virus corona atau Covid-19.

"Bila ada yang bertanya apakah ada kampung hijau, kampung kuning, kampung merah, sesungguhnya Jakarta satu kesatuan, Jakarta dan Jabodetabek masih merupakan satu kesatuan episenter di dalam penanganan Covid-19. Karena itu tidak ada wilayah di sini yang bisa dikatakan kuning, hijau, merah dalam kaitan aman atau tidak," tandas dia.

Ketiga, Anies berpesan kepada umat muslim Jakarta untuk melaksanakan takbir dan Salat Idulfitri di rumah masing-masing. Di masjid, kata dia, boleh mengumandangkan takbir dengan jumlah 5 orang tiap masjid. Mereka bergantian mengumandangkan takbir dari magrib hingga jelang salat Idulfitri.

Baca JugaPenularan Covid-19 Turun, Anies Tetap Imbau Patuhi Protokol Kesehatan

"Rumah-rumah kita insya Allah menjadi tempat di mana para orang tua memimpin, memandu keluarganya, menggaungkan kalimat takbir. Insya Allah rumah kita menjadi tempat bertakbir yang menjadikan pengalaman mengesankan untuk semuanya," ungkap Anies.

Terakhir, Anies mengingatkan warga DKI Jakarta bahwa dilanjutkan atau tidak pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tergantung pada kedisiplinan semua warga DKI. Anies pun mengapresiasi warga DKI Jakarta yang selama ini tetap berada di rumah dan bahkan dia menyebut mereka yang berada di rumah sebagai pahlawan.

"Kedisiplinan Anda untuk tetap tinggal di rumah membuat kota ini menjadi kota yang lebih aman. Dan bagi yang selama ini belum disiplin mari ambil tanggung jawab, mari pilih ikut menentukan Jakarta lebih baik ke depan," pungkas Anies. 



Sumber: BeritaSatu.com