Salat Id di Kota Bekasi Ikuti Protokol Kesehatan secara Ketat

Salat Id di Kota Bekasi Ikuti Protokol Kesehatan secara Ketat
Sebelum melaksanakan salat Id berjamaah, warga Kota Bekasi wajib mengikuti protokol kesehatan, yakni mengenakan masker dan menyuci tangan dengan hand sanitizer, Minggu (24/5/2020). (Foto: Suara Pembaruan / Mikael Niman)
Mikael Niman / BW Minggu, 24 Mei 2020 | 14:14 WIB

Bekasi, Beritasatu.com - Sekitar 1.000 masjid di Kota Bekasi menyelenggarakan salat Idulfitri 1 Syawal 1441 Hijriah.

Masjid tersebut tersebar di 51 kelurahan yang dinyatakan sebagai zona hijau, dan lima kelurahan lainnya masih dinyatakan sebagai zona merah penyebaran Covid-19.

“Semua jemaah yang melaksanakan salat Id harus mengikuti protokol kesehatan secara ketat,” ujar Ketua Tim Wilayah 1 Percepatan Penanganan Covid-19, Hanan, seusai menyelenggarakan salat Idulfitri 2020, Minggu (24/5/2020).

Tim wilayah 1 mencakup Kecamatan Bekasi Selatan, Bekasi Barat, Bekasi Utara, dan Medansatria. “Pada H-1, para petugas mendatangi masjid-masjid dan memberikan sosialisasi tentang pencegahan sesuai protokol kesehatan sehingga saat dilakukan salat Id berjemaah di masjid tidak terjadi penyebaran Covid-19,” imbuhnya.

Jemaah sebelum memasuki masjid diperiksa suhu tubuhnya dan diminta panitia salat Id untuk menjaga jarak fisik. “Mereka tetap menjalankan protokol kesehatan. Masjid kami disemprot cairan disinfektan pada H-1 Lebaran, warga menggunakan masker dan menjaga jarak fisik,” imbuhnya.

Seusai melaksanakan salat Id, warga diminta membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing. “Silaturahmi atau halal bihalal dilakukan secara virtual,” tuturnya.



Sumber: BeritaSatu.com