Lebaran, Penumpang KRL Turun 90%

Lebaran, Penumpang KRL Turun 90%
Kereta Commuter Line melintas di Tanah Abang, Jakarta, Selasa, 28 April 2020. (Foto: Beritasatu Photo / Ruht Semiono)
Hotman Siregar / BW Senin, 25 Mei 2020 | 15:06 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Operasional kereta rel listrik (KRL) Commuter Line Jabodetabek saat Lebaran yakni pada Minggu (24/5/2020)-Senin (25/5/2020) dilakukan secara terbatas.

PT KCI hanya melayani perjalanan KRL pada pagi hari, pukul 05.00-08.00 WIB dan sore hari pukul 16.00-18.00 WIB.

Vice President Corporate Communications PT KCI Anne Purba menyebut, pengguna yang memanfaatkan jasa KRL Commuter Line turun 54% dibanding hari sebelumnya. Bahkan jika dibanding hari pertama lebaran pada tahun-tahun sebelumnya, turun jauh. Pada 2018, KRL melayani 575.148 dan pada 2019 melayani 424.834 pengguna.

"Secara keseluruhan jumlah pengguna KRL pada lebaran 2020 ini turun hingga 90 persen," kata Anne, Senin (25/5/2020).

Sama dengan tahun-tahun sebelumnya, pada Lebaran ini, KRL juga dominan diisi oleh penumpang musiman. Ia memastikan perjalanan kereta dalam kondisi terjaga dan pengguna dengan tertib mematuhi berbagai protokol kesehatan, termasuk upaya jaga jarak di dalam kereta dan stasiun.

"Pada pagi hari, dengan pembatasan operasi ini, PT KCI menjalankan 276 jadwal perjalanan KA," ujar Anne.

Untuk mengurai antrean pengguna, PT KCI juga menjalankan dua rangkaian kereta tambahan, yaitu KA 1786 relasi Angke-Bogor berangkat pukul 16.40 WIB dan KA 1790 relasi Manggarai-Bogor yang berangkat pukul 17.39 WIB.

Dua kereta tambahan ini melengkapi 172 jadwal perjalanan KA yang dioperasikan untuk sore hari.

"Untuk mengantisipasi kepadatan pengguna, PT KCI memberlakukan sistem penyekatan pengguna sejak dari gate hingga masuk ke peron, agar jarak fisik di peron dan di dalam KRL terjaga," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com