Libur Lebaran, Masih Banyak Warga yang Makan di Puncak

Libur Lebaran, Masih Banyak Warga yang Makan di Puncak
Seorang petugas sedang mengukur suhu pengendara yang melintas di jalur Puncak, Sabtu, 4 April 2020. (Foto: Beritasatu Photo / Istimewa)
Vento Saudale / FMB Selasa, 26 Mei 2020 | 12:58 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Polres Bogor mengakui masih banyak pengendara dari wilayah Jakarta yang berwisata ke Puncak, Bogor mengisi liburan Idulfitri. Hal tersebut, disebabkan masih ada rumah makan yang buka di kawasan Puncak.

Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Fadli Amri menjelaskan, animo warga masyarakat, khususnya dari wilayah Jakarta, masih cukup banyak yang ingin sekedar melepas penat di kawasan Puncak Bogor sejak kemarin.

"Memang sempat terjadi kepadatan di daerah puncak, setelah saya amati hal ini dikarenakan banyak warga Jakarta yang naik ke puncak untuk sekedar melepas penat. Hasil pengamatan di kawasan Puncak juga, masih ada beberapa tempat makan yang buka dan bisa melakukan makan di tempat. Tentunya ini menjadi hal temuan baru pasca-Lebaran dan akan kami lakukan koordinasi dengan gugus tugas di tingkat Pemerintah Kabupaten Bogor", ungkap Fadli, Selasa (26/5/2020).

Kapolres Bogor, AKBP Ronald Ronaldy menjelasakan, kawasan Puncak Kabupaten Bogor memang selalu menjadi primadona terlebih bagi warga masyarakat DKI Jakarta. Mengingat saat ini sedang adanya pandemik Covid-19, dan juga ada kebijakan regulasi mengenai PSBB, aturan tetaplah aturan.

"Terkait masih ditemukannya rumah makan yang melayani makan di tempat hal ini akan segera kami tindak lanjuti bersama dengan Gugus Tugas. Namun demikian situasi arus lalu lintas khususnya di kawasan Puncak tetap dalam keadaan kondusif," paparnya.

Untuk itu, Polres Bogor telah siagakan personil di setiap titik baik yang tegabung dalam PSBB maupun Operasi Ketupat 2020. Melalui 66 titik gatur, 17 Pospam dan pelibatan 585 personil pada pengamanan Operasi Ketupat serta 639 personil dalam pengamanan PSBB di Kabupaten Bogor.

Kata dia, sejauh ini pantauan personil yang bertugas di lapangan, kepadatan di puncak disebabkan warga Jakarta yang ingin keluar kota namun kami putar balik di perbatasan Pos PSBB Rindu Alam.

"Kami sudah berkoordinasi dengan bupati untuk menertibkan tempat-tempat makan yang masih melakukan dine in, khususnya di wilayah Puncak dan hari ini kami akan melaksanakan penertiban bersama oleh Satpol PP," tutup Ronald.



Sumber: BeritaSatu.com