2 Bulan PSBB, Penumpang Angkot di Depok Turun 20%

2 Bulan PSBB, Penumpang Angkot di Depok Turun 20%
Sejumlah angkutan umum perkotaan (angkot) yang ada di Terminal Terpadu Depok di Jalan Margonda Raya, Kota Depok, Jawa Barat yang terintegrasi dengan Stasiun Depok Baru. (Foto: Suara Pembaruan/Bhakti Hariani)
Bhakti Hariani / FER Selasa, 26 Mei 2020 | 16:36 WIB

Depok, Beritasatu.com - Selama pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan di Kota Depok sejak lebih kurang dua bulan lalu, penumpang angkutan umum perkotaan (angkot) turun sebanyak 20 persen.

Baca Juga: Pemkot Depok Gencarkan Rapid Test dan Swab Test

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Terminal Terpadu Depok Reynold Jhon mengatakan, selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), pihaknya mendata ada penurunan penumpang angkutan umum di Terminal Terpadu Depok. Penurunan penumpang tersebut sekitar 10 persen hingga 20 persen .

"Angkot masih beroperasi, tapi trennya sepi. Selain itu juga, ada pembatasan penumpang, di depan tidak boleh diisi penumpang. Harus diisi lima orang penumpang," ujar Reynold di Depok, Jawa Barat, Selasa (26/5/2020).

Baca Juga: Positif Covid-19 di Depok Tembus 501 Orang

Jika terdapat penumpang di angkutan umum penuh, maka lanjut Reynold, petugas akan meminta kepada sopir angkot untuk menurunkan penumpang dan naik angkot lain.

"Tindakannya yaitu dipindah atau diturunkan di titik check point," kata Reynold.



Sumber: BeritaSatu.com