Penerapan Normal Baru Butuh Payung Hukum

Penerapan Normal Baru Butuh Payung Hukum
Muhammad Taufik. (Foto: Antara)
Hotman Siregar / JAS Kamis, 28 Mei 2020 | 14:30 WIB

Jakarta, Beritsatu.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik mengatakan, penerapan kebijakan normal baru (new normal) harus diiringi dengan pengawasan protokol kesehatan yang ketat. Warga Jakarta juga harus siap menjalani fase normal baru setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berakhir pada 4 Juni 2020 mendarang.

"Terkait new normal, protokol kesehatan tetap jalan dengan pengawasan harus lebih ketat," ujar Taufik, Kamis (28/5/2020).

Menurut Taufik, kedisiplinan masyarakat harus lebih ditingkatkan agar fase baru bisa berjakan dengan baik. Disiplin yang baik akan membantu mengurangi penyebaran Covid-19.

Menurut Taufik, perlu regulasi tambahan yang mengatur pembatasan-pembatasan di pusat keramaian di masa normal baru. Regulasi itu terkait payung hukum dalam menindak masyarakat yang melanggar protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

Taufik menjelaskan, harus ada peningkatan disiplin pada masyarakat berkaitan dengan syarat-syarat normal baru. Artinya dalam fase normal baru bukan berarti bebas melakukan segalanya.

Taufik menilai kebijakan normal baru memiliki sisi positif. Sebab, hingga kini belum ada satu negara pun yang berhasil menemukan vaksin untuk penyembuhan Covid-19.

"Kita tidak tahu sampai kapan virus ini hilang. Oleh karena itu, masyarakat harus terbiasa," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com