Warga Bogor Ikuti Salat Jumat Pertama di Tengah Pandemi

Warga Bogor Ikuti Salat Jumat Pertama di Tengah Pandemi
Jemaah warga Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat melakukan salat Jumat berjemaah pada masa transisi Kota Bogor, Jumat (29/5/2020). (Foto: Beritasatu Photo / Vento Saudale)
Vento Saudale / WBP Jumat, 29 Mei 2020 | 17:32 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Masjid Baitur Ridwan di Jalan Raya KH Abdullah bin Nuh, Bogor Barat, Kota Bogor menjadi salah satu masjid yang kembali menggelar salat Jumat setelah sempat ditiadakan selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Berdasarkan pantauan Beritasatu.com, masjid yang cukup besar ini didatangi para jemaah yang hendak melakukan salat Jumat sejak pukul 11.00 WIB. Di depan gerbang, nampak beberapa petugas melakukan protokol kesehatan dengan memeriksa suhu tubuh jemaah.

Kemudian, para jemaah diwajibkan masuk ke dalam bilik disinfektan dan mencuci tangan dengan antiseptik. Ketika sudah berada di dalam masjid, petugas juga mengingatkan agar jamaah menjaga jarak antarjemaah sekitar 1 meter.

"Sebelumnya di sini ga bisa salat Jumat selama PSBB, baru kali ini bisa," kata salah satu petugas keamanan Masjid Baitur Ridwan, Habib Muhammad, Jumat (29/5/2020).

Baca juga: Kota Bogor Uji Coba Kegiatan Pendidikan dan Keagamaan

Pemerintah Kota Bogor kembali mengaktifkan kegiatan keagamaan di masjid-masjid setelah sempat ditiadakan selama masa PSBB.

Meski demikian, protokol kesehatan harus tetap dilakukan ketat seperti menjaga jarak, memakai masker, membawa sajadah masing-masing dan lainnya. Sementara masjid yang diprioritaskan aktif yakni yang berada di pemukiman warga

Terharu
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengaku terharu bisa kembali melaksanakan salat Jumat berjemaah di masjid setelah sempat ditiadakan selama satu bulan PSBB.

"Agak emosinal ya, terharu sekali ya, karena sudah lama tidak dengar iqomat di dalam masjid, sudah lama ga jemaah di dalam masjid rasanya susah diungkapkan dengan kata-kata," kata Bima, usai salat Jumat.

Bima mengatakan, kembali diaktifkan kegiatan ibadah berjamaah setelah adanya landasan ilmiah dari pakar epidemologi bahwa kondisi penularan virus corona (Covid-19) cukup terkendali dan melandai.

"Oleh karena itu sudah bisa dimulai langkah-langkah baru. Ikhtiar kita oleh pemerintah, tim medis dan semua tetapi ujung-ujungnya karena kuasa Allah. Kita yakini kepada Allah tempat ibadah adalah jalan utama kita menang melawan Covid-19 dengan bismillah Pemkot Bogor mulai mengizinkan masjid-masjid untuk kembali menyelenggarakan aktivitas beribadah bersama," ungkapnya.

Meski demikian, lanjut Bima, masjid yang hendak kembali menggelar salat berjamaah tetap melakukan protokol kesehatan secara ketat dan mendaftar ke pihak kelurahan untuk mendapat izin.

"Jadi ada sekitar 875 masjid di Kota Bogor semua akan didata dan nanti setiap masjid mengajukan permohonan kepada kelurahan agar disetujui oleh wali kota untuk diizinkan, kita data yang rapih. Saya harap semua masjid melakukan protokol kesehatan sesuai kapasitas masing-masing," harapnya.

Selain itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan TNI-Polri untuk bisa ikut mengamankan area masjid terutama menjaga protokol kesehatan.



Sumber: BeritaSatu.com