Warga Kota Bekasi Mulai Gelar Ibadah Berjemaah di Masjid

Warga Kota Bekasi Mulai Gelar Ibadah Berjemaah di Masjid
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi bersama warga Perumahan Kemang Pratama menggelar Salat Jumat berjemaah, Jumat (29/5/2020). (Foto: BeritaSatu Photo)
Mikael Niman / YUD Jumat, 29 Mei 2020 | 19:09 WIB

Bekasi, Beritasatu.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melonggarkan aturan ibadah berjemaah di masjid ataupun musala yang wilayah zona hijau, mulai Jumat (29/5/2020).

Baca juga: Warga Bogor Ikuti Salat Jumat Pertama di Tengah Pandemi

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi ikut melaksanakan ibadah Salat Jumat berjemaah bersama warga Perumahan Kemang Pratama di Masjid Baabut Taubah, Kecamatan Rawalumbu.

“Tetap menggunakan protokol kesehatan yang super ketat. Bagi warga yang kondisi badannya kurang sehat, tetap jangan memaksakan untuk salat berjemaah,” ujar Rahmat Effendi.

Baca juga: Di Tengah Pandemi Covid-19, Bangladesh Izinkan Salat Id di 300.000 Masjid

Dia menjelaskan dari total 56 kelurahan, sebanyak 50 kelurahan masuk ke zona hijau dan selebihnya, enam kelurahan masuk zona merah dan tidak diperkenankan menggelar salat berjamaah di masjid atau musala.

Sementara itu, Ketua Yayasan Masjid Baabut Taubah, Rusli, menambahkan pengurus masjid telah menyiapkan alat pengukur suhu badan, wastafel, hand sanitizer, masker sebagai penerapan protokol kesehatan.

Baca juga: Personel Polsek Bantargebang Lakukan Pengamanan Salat Id

“Masjid sudah dilakukan penyemprotan disinfektan, sejak Jumat malam dan pagi hari,” kata Rusli.

Jamaah yang hadir juga diberi pembatas untuk tetap menjaga jarak fisik antarjemaah.

Bagi warga nonmuslim juga bisa melaksanakan ibadah di gereja, kelenteng, pura atau lainnya yang masih berada di zona hijau.



Sumber: BeritaSatu.com