Tak Miliki SIKM, 8.322 Kendaraan Ditolak Masuk Jakarta

Tak Miliki SIKM, 8.322 Kendaraan Ditolak Masuk Jakarta
Petugas gabungan dari Kepolisian, Dinas Perhubungan, dan Satpol-PP saat melakukan pengecekan Surat Izin Keluar atau Masuk (SIKM) terhadap kendaraan yang akan memasuki wilayah Jakarta di gerbang tol Cikupa, Tangerang. (Foto: Beritasatu Photo / Joanito De Saojoao)
Bayu Marhaenjati / YUD Sabtu, 30 Mei 2020 | 17:05 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat, sebanyak 8.322 pengendara yang tidak mengantongi Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) menuju Jakarta diminta berputar balik. Kendaraan yang diminta berputar balik tersebut berada di 20 titik pos penyekatan, sejak tanggal 27 hingga 29 Mei 2020.

"Jumlah kendaraan yang tidak memiliki SIKM dan diputar balikan sebanyak 8.322 kendaran. 2.294 kendaraan diputar balik di sembilan pos wilayah DKI dan 6.028 di 11 pos luar wilayah," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo, Sabtu (30/5/2020).

Baca juga: Pemprov DKI Terbitkan 2 Jenis SIKM

Dikatakan Sambodo, pada tanggal 27 Mei, kendaraan yang diminta putar balik di sembilan pos wilayah DKI sebanyak 524, sementara di 11 pos luar wilayah berjumlah 2.374 kendaran, total keseluruhan 2.898. Kemudian, tanggal 28 Mei, jumlah kendaraan yang diminta putar balik karena tidak mengantongi SIKM di sembilan pos wilayah DKI sebanyak 674, sedangkan di 11 pos luar wilayah Jakarta berjumlah 2.221, total 3.095.

"Jumlah kendaraan diputar balik di sembilan pos wilayah DKI, tanggal 29 Mei, sebanyak 896. Kemudian, kendaraan diputar balik di 11 pos luar wilayah jumlahnya 1.433, total 2.329," ungkapnya.

Baca juga: Hampir 13.000 Permohonan SIKM Ditolak

Diketahui, polisi mendirikan 20 titik pos pemeriksaan SIKM yang tersebar di wilayah Jakarta, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Tangerang. Sebanyak sembilan titik pos pemeriksaan SIKM di wilayah Jakarta merupakan penyekatan lapis pertama. Sedangkan, 11 pos pemeriksaan SIKM yang didirikan di Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Tangerang merupakan penyekatan lapis kedua.

Baca juga: Tinjau Stasiun, Kapolda: Kepatuhan Penumpang Soal SIKM Tinggi

Sembilan pos pemeriksaan atau penyekatan di dalam kota antara lain berada di Pos Polisi Kalideres, Pos Joglo Raya, Pos Polisi Karang Tengah (Jalan Raden Saleh), Jalan Raya Bogor, Jalan Raya Bekasi (Kolong Fly Over Cakung), Jalan Kalimalang, Simpang Layang UI, Perempatan Pasar Jumat, dan Jalan Ciledug Raya (depan Universitas Budi Luhur).

Sementara itu, 11 pos penyekatan di luar wilayah DKI yakni, Jalan Syekh Nawawi, Gerbang Tol Cikupa, Jalan Raya Serang, Jalan Raya Maja (Tangerang), Jalan Jasinga, Jalan Ciawi-Cianjur, Jalan Ciawi-Sukabumi, Jalan Tanjung Sari (Kabupaten Bogor), Jalan Pantura Kedung Waringin, Jalan Inspeksi Kalimalang, dan Ruas Tol Cikarang KM 47 arah Jakarta (Kabupaten Bekasi).



Sumber: BeritaSatu.com