Tak Miliki SIKM, Ratusan Kendaraan Tak Bisa Masuk Depok

Tak Miliki SIKM, Ratusan Kendaraan Tak Bisa Masuk Depok
Tim Patroli Biru saat bertugas memeriksa kendaraan yang akan memasuki Kota Depok, Jawa Barat. (Foto: dok)
Bhakti Hariani / YUD Selasa, 2 Juni 2020 | 18:07 WIB

Depok, Beritasatu.com - Patroli Biru Gabungan Satlantas Polres Metro Depok menjaring ratusan kendaraan yang membawa penumpang dari luar kota menuju Kota Depok dan sekitarnya. Mobil yang tidak memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) tersebut, langsung diminta berputar ke arah asal.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Depok Kompol Erwin Aras Genda mengatakan, pihaknya memaksimalkan pencegatan kendaraan yang akan masuk ke Depok dan ke Jakarta dengan membentuk patroli biru berjumlah 34 personil yang terdiri dari anggota Lantas, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan.

Baca juga: Tak Miliki SIKM, 14.500 Kendaraan Hendak Masuk Jakarta Diputar Balik

Tim Patroli Biru kemudian melakukan patroli di empat wilayah perbatasan masuk Depok dan Jakarta.

"Agar lebih memaksimalkan penyekatan kendaraan yang akan masuk ke Jakarta dan Depok melalui Pos Cek Point PSBB tersebar di 20 titik, kami juga buat Patroli Biru dengan cara bertindak Hunting System," ujar Erwin di Depok, Jawa Barat, Selasa (2/6/2020).

Baca juga: Pemprov DKI Hanya Terbitkan 5,7 Persen dari Total Permohonan SIKM

Diungkap Erwin, Tim Patroli Biru kemudian memutar balikkan kendaraan pribadi dan bus travel yang membawa pemudik di daerah perbatasan.

"Kami juga mengamankan mobil travel yang mengangkut 17 orang asal Kuningan, Jawa Barat," ujar Erwin.

Mobil travel tersebut berjenis Isuzu Elf dengan nomor E 7502 VC yang dikemudikan Mulyono bersama kesepuluh penumpang. Mereka semua langsung diamankan ke Polrestro Depok.

"Setelah para penumpang termasuk sopir travel kami data sesuai identitas KTP, kemudian langsung kami suruh pulang ke rumah masing-masing. Sementara itu untuk mobil kami sita sebagai barang bukti karena melanggar Pasal 308 Jo 173 UU No. 22 Tahun 2009 tentang pelanggaran Trayek," papar Erwin.

Baca juga: Catat! Ini Informasi yang Benar dan Tidak Benar tentang SIKM

Selain mobil travel, juga terdapat 50 unit mobil pribadi yang terjaring dalam Patroli Biru yang telah melanggar Peraturan Walikota Depok Tahun 2020.

"Bagi warga dari luar Depok yang tidak memenuhi ketentuan persyaratan masuk kota yang diatur Pasal 5 ayat 2, langsung diputar balikkan," ujar Erwin.

Sementara untuk travel yang tak punya izin atau melanggar trayek, maka akan diamankan kendaraanya sebagai barang bukti untuk proses lebih lanjut.

"Untuk kendaraan travel yang penumpangnya tidak dilengkapi SIKM diberi sanksi dengan tilang sesuai dengan pelanggaran Pasal 308 Jo 173 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 LLAJ tentang pelanggaran trayek," tutur Erwin.

Kasatlantas Polrestro Metro Depok mengimbau agar masyarakat dapat mematuhi aturan yang telah ditetapkan diantaranya yakni melengkapi diri dengan SIKM dan surat pemeriksaan Covid-19.

"Peningkatan penjagaan PSBB Covid -19 ini kami optimalkan melalui Patroli Biru dimulai dari pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB. Pada waktu seperti ini merupakan rentan para pemudik atau pengendara bisa lolos pantauan anggota karena di pos cek point PSBB ada keterbatasan waktu mulai dari pukul 06.00 WIB sampai 20.00 WIB," pungkas Erwin.



Sumber: BeritaSatu.com