DPRD DKI Sarankan Anak Sekolah Tetap Belajar di Rumah

DPRD DKI Sarankan Anak Sekolah Tetap Belajar di Rumah
Ilustrasi belajar di rumah. (Foto: Antara)
Hotman Siregar / JAS Selasa, 2 Juni 2020 | 18:43 WIB

Jakarta, Beritasatu.com- DPRD DKI Jakarta menyarankan Pemprov DKI untuk menunda kegiatan belajar mengajar di sekolah meski nantinya Jakarta sudah masuk dalam fase new normal atau kenormalan baru. Sebab, tak ada jaminan penyebaran Covid-19 bisa dikontrol oleh guru di sekolah.

"Seandainya kita pun misalnya kita undur pendidikan kita untuk tiga atau empat bulan lagi kan enggak begitu terlalu mengganggu. Apalagi kan sudah ada teknologi dan segala macam di Jakarta," kata Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta, Jhonny Simanjuntak, Selasa (2/6/2020).

Menurut Jhonny, pembelajaran di sekolah yang bisa diterapkan di masyarakat hanya 20 persen dan 80 persen sisanya merupakan soft skill seperti berorganisasi dan berkomunikasi. Sebagai gantinya, ia menyarankan pelajar untuk kerja mandiri dengan ada kontrol dari sekolah ketika pelajar berada di rumah.

"Makanya hubungan antara sekolah dan orangtua murid itu harus dibangun lagi supaya orangtua bertanggung jawab juga mengenai pendidikan. Jadi ada kontak yang sifanya intensif antara guru dan orangtua murid juga bisa memanfaatkan yang namanya komite sekolah untuk bisa menyosialisasikan kepada orang tua," ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan ini juga menyarankan hubungan sekolah dengan orangtua murid lebih diitensifkan. Hal tersebut dapat dilakukan dengan membuat grup WhatsApp yang beranggotakan orangtua murid dengan guru.

"Jadi wali kelas punya komunikasi yang konsisten dengan orang tua murid melalui grup WA (WhatsApp). Katakan kelas 1A atau 9A misalnya. Kan ada wali kelas tuh, nah orang tua murid didata tuh supaya bisa dikontrol. Ada komunikasi di antara mereka. Kalau bisa itu dilembagakan," jelasnya.



Sumber: BeritaSatu.com