Masuk Tangsel, Warga Luar Jabodetabek Harus Kantongi Izin

Masuk Tangsel, Warga Luar Jabodetabek Harus Kantongi Izin
Petugas gabungan dari Kepolisian, Dinas Perhubungan, dan Satpol-PP saat melakukan pengecekan Surat Izin Keluar atau Masuk (SIKM) terhadap kendaraan yang akan memasuki wilayah Jakarta di gerbang tol Cikupa, Tanggerang, Jumat, 29 Mei 2020. (Foto: Beritasatu Photo / Joanito De Saojoao)
/ BW Rabu, 3 Juni 2020 | 16:44 WIB

Tangerang, Beritasatu.com - Warga dari luar wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, (Jabodetabek) dan Banten yang ingin memasuki wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) harus membawa surat izin keluar masuk (SIKM).

Hal itu sesuai dengan ketentuan mengenai pembatasan sosial berskala besar untuk mencegah penyebaran Covid-19 di kota tersebut.

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany, Rabu (3/6/2020), menjelaskan, aturan tersebut diberlakukan sesuai dengan ketentuan pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) fase ketiga dan Peraturan Gubenur Banten Nomor 24 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Penanganan Covid-19 di Banten.

"Di Pergub ada penjelasan, siapa pun yang masuk keluar Banten harus ada surat izin. Kami sudah membuat perwalnya. Aplikasinya sama dengan DKI, warga bisa mengakses di aplikasi Simponie. Nantinya, DPMPTSP akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat," katanya.

Warga yang ingin mendapatkan SIKM, bisa mengajukan permohonan izin melalui laman simponie.tangerangselatankota.go.id.

Pemerintah Kota Tangsel menerbitkan dua jenis surat izin keluar masuk, yakni izin untuk perjalanan berulang dan izin untuk sekali perjalanan.

Airin mengatakan, pemerintah kota mengerahkan petugas untuk mengawasi pelaksanaan ketentuan tersebut serta menindak pelaku pelanggaran pembatasan kegiatan berpergian keluar dan/atau masuk wilayah Kota Tangerang Selatan selama masa pandemi Covid-19.

Kepala Bagian Hukum Pemerintah Kota Tangsel, Ervin Ardani mengatakan, pembatasan akses keluar masuk wilayah kota ditujukan untuk meminimalkan penyebaran Covid-19.

"Kita ingin meminimalisasi penyebaran Covid-19. Sehingga dengan surat ini sebagai bentuk pencegahan yang dilakukan Pemkot Tangsel," katanya.



Sumber: ANTARA